Ketua Carateker AMP3B, Provinsi Papua Barat, Ardon Etus Nauw, ST., ketika mengantar keberangkatyan Presiden Jokowi di Bandara Sentani. (Dokumen Foto JAMAN PAPUA /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Mencermati hasil pelantikan para Menteri Kabinet Indonesia “maju” pemerintahan Jokowi-Maa’ruf periode 2019-2024, 25 Oktober 2019 lalu. Hasil susunan Kabinet tersebut Jokowi-Maa’ruf memberikan amanah kepada salah satu tokoh muda terbaik Provinsi Papua Barat, yaitu Bahlil Lahadahlia, SE.,M.Si, sebagai Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Repulik Indonesia.

Ini  suatu jabatan politik fungsional pada salah satu lembaga non kementerian, yang memiliki posisi strategis dalam mengembangkan kepentingan envestasi ekonomi nasional.

Amanah yang diberikan tersebut merupakan suatu kepercayaan penuh yang diberikan kepada Bahlil Lahadahlia, karena Jokowi-Maa’ruf menilai bahwa mantan Ketua HIPPMI Pusat itu, telah memiliki kualitas dan kemampuan yang matang dalam menggerakkan aktivitas ekonomi nasional. Kemampuan Bahlil nyata lewat pengalaman dalam bidang aktivis, politik, jasa konsultan ekonomi, jasa konsultal infrastruktur, hingga track record organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kepercayaan dan amanah kepada Bahlil, tentunya menjadi sebuah penghormatan bagi  pemuda Provinsi Papua Barat. Utamanya bagi keluarga besar Provinsi Papua Barat di Indonesia. Mengingat Bahlil secara kedaerahan merupakan anak asli Maluku, lahir di Banda Maluku, tetapi memulai kehidupan karirnya dimulai semenjak usia remaja, hingga dewasa di Kabupaten Fak-Fak Provinsi Papua Barat.

Terbukti karir pendidikan SD hingga SMK semuanya diselesaikan di Fak-Fak. Orang Tuanya pun secara historis sudah memulai kehidupan di Fak-Fak, dalam tujuh generasi. Ini membuktikan bahwa keluarga Lahadahlia secara kontributif dan kewilayahan sudah menjadi bagian dari keluarga besar Provinsi Papua Barat, yang turut memberikan kontribusi pembangunan di wilayah Fak-Fak Papua Barat.

Terlepas dari kehidupan beliau di Fak-Fak, Bahlil terbukti melanjutkan pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi STIE Port Numbay Jayapura, hingga menamatkan pendidikan diperguruan tinggi. Selain menekuni pendidikan di STIE Port Numbay, Bahlil sangat aktif sebagai aktivis mahasiswa di Senat BEM STIE Port Numbay, HMI Jayapura, KNPI Jayapura, HIPPMI Papua, Partai Golkar Kab.Jayapura, hingga Konsultan Keuangan Provinsi Papua.

Segudang pengalaman dan kontribusi yang sudah dilalui, serta diberikan oleh Bahlil, ini patut diberi apresiasi positif, dan mengakuinya bahwa Bahlil tetap adalah anak muda Papua, yang layak mengharumkan nama Papua di Indonesia.

“Kami Pemuda Provinsi Papua Barat yang berdomisili di Provinsi Papua merasa sangat terganggu, prihatin dan menyesali berbagai sikap dan tindakan beberapa oknum OAP yang merespon hasil pengumuman dan pelantikan Kabinet Indonesia “maju”, telah mengeluarkan pernyataan politik yang menyoalkan status Bahlil yang, “katanya mengambil alih hak kesulungan OAP untuk duduk sebagai menteri dalam salah satu lembaga non kementrian,” Kata Ketua Carateker AMP3B, Provinsi Papua Barat, Ardon Etus Nauw, ST, Minggu (17/11/2019), di Kota Jayapura, Papua.

Ketua Carateker AMP3B, Provinsi Papua Barat menyebutkan sikap dan pandangan politik itu juga, harus dibarengi dengan melihat “track record” seseorang, khususnya terkait Bahlil bukanlah dipilih sebagai Menteri karena mewakili hak kesulungan OAP, tetapi beliau memang benar-benar dipilih karena memiliki kualifikasi intelektual dan profesional berdasarkan rekam jejak kinerja yang cukup mumpuni untuk ditempatkan sebagai salah satu pimpinan kementrian pada Kabinet Indonesia “maju”.

“Kami melihat bahwa walaupun belum adanya OAP yang dipilih untuk duduk sebagai pimpinan kementrian dalam Kabinet Indonesia “maju”, kehadiran kakanda Bahlil sudah bisa membuktikan bahwa kemampuan pemuda yang lahir besar di Papua kualitasnya tidak kalah bersaing dengan pemuda Indonesia lain.

Berikut empet (4) dukungan penuh atas keputusan Jokowi-Maa’ruf, terhadap Bahlil:

1.    Kami Pemuda Provinsi Papua Barat di Provinsi Papua menyampaikan rasa hormat kami dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Jokowi-Maa’ruf atas kesediaannya untuk memberikan amanah kepada kakanda Bahlil lahadahlia, SE.,M.Si sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI dalam cabinet Indonesia Maju periode 2019-2024

2. Kami Pemuda Provinsi Papua Barat di Provinsi Papua menolak segala bentuk tuntutan maupun pernyataan sikap yang tidak benar dari beberapa oknum OAP yang menyatakan bahwa kakanda Bahlil Lahadahlia, SE.,M.Si terpilih sebagai pimpinan kementrian karena mewakili hak kesulungan OAP

3. Kami Pemuda Provinsi Papua Barat di Provinsi Papua menyatakan bahwa kakanda Bahlil Lahadahlia, SE.,M.Si terpilih sebagai pimpinan kementrian karena beliau memilik kualifikasi yang berkualitas dan professional dalam bidangnya.

4. Kami Pemuda Provinsi Papua Barat di Provinsi Papua menyatakan siap sepenuhnya mendukung kakanda Bahlil Lahadahlia, SE.,M.Si dalam menjalankan kepemimpinan sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. (Richard Mayor/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here