MANADO (LINTAS PAPUA)  – Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia, Hendrik Yance Udam di undang oleh Kemengko-Polhukam RI Deputi VI Desk Pemantapan Wawasan Kebangsaan.

sebagai naras umber dalam kegiatan Forum Koordinasi Dan Singkroninasi ( FKS ) Wawasan Kebangsaan dengan thema Implementasi Nilai – Nilai Pancasila dalam membangun persaudaraan dn kerukunan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa yang di selengarakan pada kamis,31 oktober 2019 pukul 08.00 wita tempat hotel Peninsula jalan jendral Sudirman Gunung Wenang.Pinaesan Kota Manado sulawesih utara.


Ada tiga narasumber yaitu Plt kepala BPIP ( Badan Pembinaan Ideolgi Pacasila ) Prof Dr Hariyono M.Pd yang di wakilkan oleh direktur Pengkajian Materi Prof Dr Muhamad Sabri MA dengan topik materinya adalah Kebijakan pembinaan Pancasila dalam kehidupan bermasyarkat dan bernegara.

Pemateri berikutnya adalah DR Ferry Liando Dosen Universitas sam Ratulangi Dengan Topik Penanaman wawasan kebangsaan bagi generasih muda dalam rangkah memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Dan pemateri terakhir adalah Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia, Hendrik Yance Udam, dengan topik penguatan nilai – nilai kearifan lokal dalam membangun persaudaraan dan kerukunan antara anak bangsa.

Dalam pemaparan materi tersebut ketua umum dewan pimpinan nasional gercin Indonesia menyapaikan bhawa Indonesia adalah merupakan negara yang besar dengan jumlah penduduknya sekitar dua ratus enampuluh Sembilan juta jiwa dan merupakan jumalah terbesar ke empat di dunia, setelah negara Tionkok, negara India, dan negara Amerika Serikat.

Indonesia memiliki keunikan – keunikan khusus di banding negara – negara lainya di dunia dengan berlimpah sumber daya alamnya yang begitu melempah serta keberagaman budaya – budaya yang berangam dan berbeda – beda dari sabang sampai Merauke serta memilki potensi untuk menjadi negara terbesar di dunia.Pancasila, UU 1945 ,Bineka Tunggal IKa dan NKRI adalah merupakan empat konsesus kebangsaan yang merupakan roh dalam konsep berbangsa dan bernegara.

Penguatan Nilai – Nilai kerifan Lokal dalam membangun persaudaraan dan kerukunan antara sesama anak bangsa sangat lah penting dalam menjaga dan merawat keutuhan Negara kesatua republik Indonesia dari perpecahan serta melawan suburnya semagat radikalisme, intoleran ,terorisme,serta semagat disintegrasi bangsa.

Kearifan Lokal terdiri dari dua kata yaitu kearifan ( wisdom ) yang artinya kebijaksanaan dan lokal ( local ) yang berarti daerah setempat. Jadi secara umum pengertian dari Kearifan Lokal adalah Gagasan-gagasan, nilai-nilai atau pandangan dari suatu tempat yang memiliki sifat bijaksana dan bernilai baik yang diikuti dan dipercayai oleh masyarakat di suatu tempat tersebut dan sudah diikuti secara turun temurun.

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

Kearifan Lokal memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu :Mempunyai kemampuan mengendalikan. Merupakan benteng untuk bertahan dari pengaruh budaya luar. Mempunyai kemampuan mengakomodasi budaya luar.. Mempunyai kemampuan memberi arah perkembangan budaya dan  mempunyai kemampuan mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dan budaya asli.

Kearifan Lokal merupakan pengetahuan eksplisit yang muncul dari periode yang panjang dan berevolusi bersama dengan masyarakat dan lingkungan di daerahnya berdasarkan apa yang sudah dialami. Jadi dapat dikatakan, kearifan lokal disetiap daerah berbeda-beda tergantung lingkungan dan kebutuhan hidup.

Untuk itu kearifan local suatu daerah dapat di pakai sebagai sebuah konsep untuk menjaga persatuan dan kesatuan anak bangsa yang ada di daerah tersebut.

Oleh sebab itu peran serta masyarkat adat daerah tersebut lebih lagi di berdayakan dengan konsep Pancasila sebagai Ideolgi bangsa.

Pengaruh Liberal di negara negara eropa timur sangat kuat sekali dan mengancurkan sendi – sendi kehidupan social ekonomi dan politik dan membuat negara – negara di eropa pecah menjadi negara – negara kecil yang sangat miskin dan konflik kepentingan, peperangan yang tak kunjung usai.

Liberal melahirkan komunisme, dan kapitaliseme , dan paham ini sudah mulai berkembang di negara negara maju di asia termasuk di Indonesia.
Hal ini sangat berbahaya sekali bagi perkembangan bangsa kita kedepan, karena pengaruh liberal sudah masuk di Indonesia sedikit demi sedikit mengkikis ideologi Pancasila.

sebab produk produk liberal yang hari ini di pertontokan di hadapan kita adalah semagat radikalisme,intoleran,terorisme,dan semagat disintegrasi bangsa yang terjadi di Indonesia, anak bangsa di buat berkelai satu sama lain, islam dengan islam di buat berkelai, Kristen dan Kristen di buat berkelahi ,islam dan Kristen di buat berkelahi dan sebagainya hal ini lah yang merupakan ciri – ciri kelompok liberal yang ingin merusak tantanan bangsa kita secara politik social dan budaya.

Oleh sebab itu untuk mengantisipasi lajunya perkembangan paham liberal di Indonesia maka kita harus membumikan dan mengiplementasikan nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila tersebut sehinga dapat membentengi pengrauh pengaruh liberal serta budaya asing yang akan masuk dan berkembangan di negara kita.

Karifan local suatu daerah serta masyarakat adatnya harus lebih lagi di berdayakan sebagai sebuh kekuatan sipil masyarakat untuk bisa membendung pegaruh liberal dalam kehidupan bermasyarakat.
pengertian liberalisme adalah suatu ideologi atau paham yang menjunjung tinggi kebebasan dan persamaan hak individu dalam berbagai aspek kehidupan, baik di bidang ekonomi, politik, sosial, agama, dan hal lainnya yang menyangkut harkat hidup orang banyak.

Pengertian liberalisme adalah suatu paham dan tradisi politik yang mengusung kebebasan dan persamaan hak bagi setiap individu di dalam masyarakat. Artinya, suatu negara dan pemerintahnya harus menghormati dan melindungi kebebasan dan hak setiap warganya dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Paham liberalisme pada umumnya tumbuh di dalam sistem demokrasi karena keduanya memiliki konsep kebebasan. Namun, walaupun paham ini mengusung kebebasan individu, kebebasan tersebut bukanlah kebebasan tanpa batas tapi terdapat keteraturan dan harus dapat dipertanggungjawabkan. (HYU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here