Foto Bersama Pengurus PBSI Provinsi Papua dan PBSI Kota Jayapura. (Humas PBSI Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Pengurus PBSI Provinsi Papua akhirnya mengambil sebuah langkah maju menyelamatkan olahraga Bulutangkis di Tanah Papua, dengan mengaktifkan kembali pengurus PBSI Kota Jayapura, dengan mempercayakan M. Ishaq, SE., sebagai ketua formatur yang akan mempersiapkan pengurus dan program kerja kedepan.

Foto Bersama Pengurus PBSI Papua. (Humas PBSI Papua)

Hal ini dilaksanakan dalam sebuah pertemuan musyawarah bersama PBSI Provinsi Papua bersama sejumlah pengurus PBSI Kota Jayapura, yang dipimpin langsung oleh Ketua PBSI Provinsi Papua, Max M. E. Olua, S.Sos, M.Si.,  bersama Sekretaris PBSI Papua, Djoni Wenas, S.Sos, di rumah makan B – One Kota Jayapura, yang  sebelumnya dibuka de doa dan dilanjutkan pimpinan sidang pertama oleh Wakil Ketua I PBSI Papaua, Alberth Manuputty, SE., pada Jumat (15/11/2019) sore..

 

“Jadi inikan sudah vakum sejak 2014, sehingga saat dipilih sebagai ketua formatur, maka langkah awal membentuk suatu pengurus, sehinga terus kita benahir semua klub – klub yang ada di Kota Jayapura,” ujar Ketua Formatur Caretaker PBSI Kota Jayapura, M. Ishaq, SE., dalam keterangan kepada media, usai dirinya ditetapkan sebagai ketua caretaker PBSI Kota Jayapura.

Ketua Formatur Caretaker PBSI Kota Jayapura, M. Ishaq, SE., dalam keterangan kepada media, usai dirinya ditetapkan sebagai ketua caretaker PBSI Kota Jayapura.. (Humas PBSI Papua)

Dikatakan, bahwa agar bagaimana klub – klub membuat terobosan ada wasit dan atletnya.

“Kalau bisa atlet – atlet Papua kedepan akan kita lirik juga, sebab orang Papua jiwanya atlet, namun tidak ada yang tengok  atau lirik bulutangkis, kenapa hal ini terjadi, sehingga hal ini menjadi tugas kami,” jelasnya.

“Sebenarnya banyak klub yang membina anak – anak asli Papua, Ada beberapa lapangan yang bisa digunakan untuk sarana prasarana,” lanjutnay dalam sebuah ungkapan komitmen mendorong kemajuan olahraga bulutangkis di Kota Jayapura.

Ketua PBSI Provinsi Papua, Max M. E. Olua, S.Sos, M.Si., saat diwawancara. (Humas PBSI Papua)

Sementara itu, Ketua PBSI Provinsi Papua, Max M. E. Olua, S.Sos, M.Si., dalam keterangan menyampaikan bahwa  waktu yang cukup lama dan Kota Jayapura selalu adalah barometer dalam segala aspek termasuk olahraa, sehingga hal ini membuat kami melakukan konsolidasi tingkat kabupaten.kota untuk hidupkan semangat bulutangkis,”

 

Sehingga dengan ini kami rapikan dia dan harus hidup serta kerja keras bersama memajukan bulutangkis,  hal – hakyang lama tinggal disesuaikan  dan ini merupakan langkah terakhir dan ini sudah menjadi kepekatan pengurus baik tinggkat provinsi dan Kota Jayapura.

“Memang banyak  orang, tetapi nilah yang tepat yang dapat kita berikana dan

Selaku formatur tinggal untuk merampungkan formatur tunggal dan merampungkan susunan pengurus dan menyerahkan kepada kam untuk ditetapkan,:” jelasnya.

Dirinya berhatrap kepengurusan segera terbentuk secepatnya dan semua agenda – agenda mendorong kemajuan bulutangkis di Kota Jayapura dapat terlaksana baik.

Usai prosesi pemilihan dan penatapan bersama dalam rapat, dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah sesama pengurus PBSI Papua dan PBSI Kota Jayapura. (Dhoto /Humas PBSI Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here