Suasana Kegiatan Bursa Inovasi Desa Kabupaten Jayapura. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro membuka Bursa Inovasi Desa (BID) Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Jayapura Tahun 2019, di Gedung Serba Guna (GSG) Megantara AURI, Lanud Silas Papare, Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (12/11/2019) kemarin siang.

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, didampingi Ketua Tim Inovasi Kabupaten (TIK) yang juga Kepala DPMPK Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra, Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Bernard Urbinas dan Fasilitator Pengembangan Inovasi Kampung/Desa yang juga Ketua LSM Papua Bangkit Ir Hengky Jokhu, ketika menabuh Tifa sebagai tanda dibukanya secara resmi Bursa Inovasi Desa (BID) Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Jayapura, di GSG Megantara AURI, Lanud Silas Papare, Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (12/11/2019) (Irfan /LPC)

Untuk diketahui, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pada akhir tahun 2017 lalu telah mencanangkan sebuah terobosan baru dalam rangka meningkatkan pembangunan di daerah pedesaan (kampung). Terobosan tersebut dilakukan untuk melecut percepatan dan efektifitas penggunaan Dana Desa. Segala langkah yang dilakukan kemudian di rangkum dalam sebuah rancangan yang di namakan Program Inovasi Desa (PID).

 

“Program Inovasi Desa (PID) ini bisa muncul, di karenakan selama ini berbagai program di Desa masih di anggap kurang variatif dan belum berkembang. Padahal, potensi masyarakat dan juga sumberdaya alam (SDA) di Desa, di yakini mampu menciptakan banyak perubahan. Hanya membutuhkan program-program yang lebih fresh dari berbagai gagasan atau ide kreatif, maka inovasi Desa bukanlah sebuah hal yang mustahil,” sebut Wabup Jayapura Giri Wijayantoro dalam sambutannya pada pembukaan Bursa Inovasi Kampung/Desa Program Inovasi Desa (PID).

 

Sejak PID muncul di permukaan, kata Wabup Giri, program ini menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat Desa. Dimana, masyarakat senantiasa bertanya-tanya segala hal yang berkaitan dengan inovasi Desa, sebesar harapan yang ingin mereka rasakan dari manfaat Program Inovasi Desa (PID), terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa.

 

“Inovasi Desa ini bertujuan untuk mendongkrak dan juga membangkitkan semangat dalam melakukan hal-hal terkait pembangunan Desa. Selain butuh kreativitas seraya menggali potensi sumberdaya manusia (SDM) maupun sumberdaya alam (SDA), rasa optimis juga sangat diperlukan. Supaya semangat itu terus membara setiap waktu. Rasa optimis juga bisa menjadi bahan bakar guna memulai sebuah inovasi Desa,” ujarnya.

 

Selain itu, kata Wabup Giri, manfaat dari Program Inovasi Desa (PID) itu sesungguhnya untuk menggali potensi sumberdaya alam dan juga sumberdaya manusia yang ada di Desa, kemudian masyarakat bisa bergerak lebih masif karena melalui PID itu masyarakat Desa bisa mendapatkan pengetahuan yang semula bersifat individual menjadi sebuah ilmu yang dapat disebarluaskan. Serta tercapainya kesejahteraan masyarakat yang meningkat dan dapat meningkatkan pendapatan asli Desa.

 

“Kita pantas bersyukur karena Tuhan telah mengkaruniai daerah kita ini dengan kekayaan sumberdaya alam yang begitu berpotensi. Bahkan, kalau di bandingkan daerah lain, kekayaan alam yang kita miliki itu jauh lebih banyak. Sebut saja di potensi perikanan, pariwisata, perkebunan dan pertanian, potensi sumberdaya alam hanya akan teronggok sia-sia tanpa potensi sumberdaya manusia (SDM) yang unggul,” imbuhnya.

 

“Itulah mengapa masyarakat dan pemeirntah serta pihak terkait perlu mencanangkan Program Inovasi Desa lebih dulu, sebagai upaya awal untuk mendidik dan juga melatih masyarakat agar mampu mengelola SDA secara maksimal dengan cara yang baik. Selain itu juga, masyarakat diharapkan mampu bergerak lebih masif dengan mempraktikkan ilmu pengetahuan dan pelatihan yang didapatkan selanjutnya. Supaya dengan pembaharuan bisa membawa kemajuan bagi para pelakunya yang akhirnya dapat mewujudkan kemakmuran,” sambung Giri Wijayantoro.

 

Untuk itu, ia meminta agar antar kampung saling bertukar gagasan dan juga ide kreatif serta dapat merefleksikan inovasi yang sesuai dengan kondisi kampung masing-masing pada perencanaan kegiatan di tahun-tahun mendatang.

 

“Komitmen kita semua terutama untuk membentuk berbagai inovasi pembangunan di kampung-kampung, seperti di bidang Pendidikan, kewirausahaan, kesehatan dan juga teknologi informasi,” Giri Wijayantoro.

 

Ia berharap, melalui kegiatan Bursa Inovasi Kampung/Desa Program Inovasi Desa (PID) ini mampu memicu munculnya inovasi dan juga pertukaran pengetahuan secara partisipatif. Sehingga Kampung (Desa) akan lebih efektif dan juga efisien dalam menyusun penggunaan dana Desa. Hal itu juga sebagai investasi dalam meningkatkan produktivitas dan juga kesejahteraan masyarakat.

 

“Dengan inovasi yang dihasilkan akan membuat perubahan besar bagi Desa, SDM yang semakin bersaing, infrastruktur menjadi lebih baik, secara tidak langsung menggerakkan ekonomi di Desa dan berimbas pada perubahan atau indeks ekonomi Kabupaten Jayapura untuk menyeluruh,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu, Giri Wijayantoro juga harapkan kepada para kepala Kampung dan juga perangkat Kkampung agar dapat mengelola dana Desa dengan baik dan semaksimal mungkin, sehingga tidak berdampak pada persoalan hukum.

 

“Kami juga mengharapkan para pelaku teknis di semua tingkatan beserta pemerintah kampung dan kelembagaan lain yang ada di kampung, dapat melakukan langkah-langkah sinergitas program dalam hal perencanaan dan harus menjadi komitmen bersama. Sehingga kualitas perencanaan dapat lebih baik dan menyentuh langsung masyarakat, terutama dalam hal pemanfaatan sumberdaya alam secara maksimal yang bertujuan untuk peningkatan kemakmuran masyarakat kampung,” harapnya.

 

“Maka itu, mari untuk bersinergi dengan berbagai program dari Kabupaten, bisa diterapkan di Desa dan mari dukung berbagai terobosan program di tingkat Distrik,” tutup Giri Wijayantoro.

 

Acara tersebut, selain dihadiri Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Fasilitator Pengembangan Inovasi Kampung/Desa yang juga Ketua LSM Papua Bangkit Ir. Hengky Jokhu juga ikut hadir serta hadir Kepala DPMPK Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra, sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemkab Jayapura seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Jayapura Ir. Rudi A. Saragih, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura Herald J. Berhitu serta sejumlah Kepala Distrik dan Kepala Kampung. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here