Mahasiswa Raja Ampat Tuntut Keseriusan Perhatian Pemerintah Daerah Melihat Mereka. Richard (LPC)
Mahasiswa Raja Ampat Tuntut Keseriusan Perhatian Pemerintah Daerah Melihat Mereka. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Mahasiswa Kabupaten Raja Ampat di Kota Study Jayapura menunut keseriusan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat untuk melihat nasib dan kebutuhan mereka di kota study Jayapura, yang setiap tahun diabaikan.

Menurut Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Raja Ampat di Kota Study Jayapura, Amri Sauyai sudah lima tahun gedung asrama dibangun belum diresmikan. Pembayaran beasiswa tidak merata. Tidak ada bantuan sosial.

“sudah lima tahun gedung asrama dibangun di Jayapura belum diresmikan. Pembayaran beasiswa tidak merata. Tidak ada bantuan sosial setiap tahun kepada mahasiswa”, kata Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Raja Ampat di Kota Study Jayapura, Amri Sauyai, Kamis, (07/11/19) di Jayapura.

Amri pun menceritakan pembangunan asrama mahasiswa Kabupaten Raja Ampat di Jayapura, dibangun sejak tahun 2014 lalu. Hingga kini belum juga diresmikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Asrama yang beralamat di Jalan Buluh Indah, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua itu. Progres bagunannya sudah 98%. 2%nya tinggal pemasangan pagar dan paving block.

Lima tahun blakangan ini, Amri bersama mahasiswa Raja Ampat lainnya, mereka menempati asrama sementara di Jalan Perumnas III, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua. Yang dikontrak oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat.

Asrama sementara memiliki 13 kamar berukuran 2×3 Meter, setiap kamar ditempati 3 mahasiswa.

Kini asrama sementara itu, tidak cukup lagi menampung mahasiswa yang setiap tahunnya bertambah, sehingga sebagian mahasiswa memilih tinggal dirumah kos-kosan, yang secara finansial memberatkan mahasiswa.

Selain asrama, Amri juga bercerita selama ini mahasiswa yang menempati asrama sementara tidak mendapat bantuan sosial berupa bama dari Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat.

Kendatipun kebutuhan mereka sudah disampaikan kepada Dinas terkait. Namun hal itu tidak ditanggapi.

Hal lain adalah bantuan study berupa beasiswa, mereka meminta supaya setiap mahasiswa asal Kabupaten Raja Ampat disetiap semesternya mendapat bantuan beasiswa.

Selama ini Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa studi akhir.

Kedepannya DPRD Kabupaten Raja Ampat, bisa membuat sebuah regulasi terkait bantuan studi agar menjadi acuan bagi dinas terkait dalam penyaluran beasiswa bagi seluruh mahasiswa disetiap jenjang studi mereka. Ujar Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Raja Ampat, mengakhiri wawancara.

(Richard Mayor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here