Juru Bicara PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Septian Dwi Pujianto, saat berikan keterangan kepada media. (Fransisca /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kadangkala pemadaman listrik wilayah Papua menuai banyak kritikan, Namun di balik semua itu Ada banyak tantangan, bahkan kerusakan  fasilitas listrik yang terjadi di luar dugaan PT PLN.

Sebenarnya banyak upaya di laksanakan oleh oleh PT PLN untuk menyampaikan informasi perbaikan melalui Media cetak dan elektronik, Selain itu ada nomor telefon pengaduan PT PLN yaitu (0967) 123 untuk wilayah Jayapura, wilayah lain bisa mengunakan (kode area) 123.  Senin (21/10/2019).

Juru Bicara PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Septian Dwi Pujianto menyampaikan informasi pengaduan bisa di nomor hotline PLN, informasi pemeliharaan di Instagram.

“Untuk informasi pemadaman memang  pada saat ini kita fokus kepada sosial media dan media konfensional, akan tetapi, untuk lebih detailnya bisa menanyakan langsung kepada kantor PLN terdekat, apakah pemadaman ini asalnya dari mana dan penyebabnya apa, bisa hubungi telefon (kode area) 123, Instagram dengan nama: pln.papua. tapi untuk pemadaman belakangan ini untuk Jayapura dan sekitarnya lebih ke pemeliharaan, biasanya cukup lama dari Jam 10.00 sampai Jam 16.00,”Katanya.

Juru Bicara PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Septian Dwi Pujianto, saat berikan keterangan kepada media. (Fransisca /LPC)

Sementara itu, Septian juga menjelaskan pemadaman terjadi karena banyak sebab, bahkan ganguan dari pohon tumbang atau binatang tersangkut Kable listrik.

“Penyebab pemadaman kalau terencana memang dari kita kendala sistem, dari sisi infrastructuktur kami baik dari jaringan maupun infrastructuktur yang memang harus di benahi, Kalau perbaikan tidak terencana terjadi karena ganguan, baik itu ganguan seperti pohon, binatang tersengat di jaringan infrastructuktur kami,” tuturnya.

 

Saat ini, PLN sedang mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan Papua bagi perhetalan besar, PON XX Tahun 2020, seperti di ungkapkan langsung oleh Septian.

“Kita fokuskan pada keadalan sistem karena kita siapkan PON XX di tahun 2020 mendatang. Keadalan sistem kita terus membenahi dari sisi jaringan, ataupun sisi pembangkit, di Holtekam nanti teraliri pembangkit baru kurang lebih  40 Megawatts, salah satu persiapan Kita menghadapi PON XX tahun 2020, kalau sisi jaringan kita terus membenahi salah satunya ada di APO atau split jalur, buka jalur baru agar, sistem itu tetap handal,” ungkapnya. (Fransisca/lintaspapua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here