Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, ketika ditanya wartawan dalam sebuah kegiatan. (Irfan / LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Bupati Jayapura,  Mathius Awoitauw, SE, M.Si, membuka Bukan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) ke-X tingkat Kabupaten Jayapura tahun 2019, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (19/10/2019) pagi pekan kemarin.

Mengusung tema “Pahlawan Senyum”, BKGN 2019 ini terselenggara berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Jayapura.

Selain dihadiri Bupati Jayapura, peringatan BKGN 2019 tersebut juga dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dengan peserta sikat gigi massal dari siswa-siswi SD yang berjumlah 900 orang siswa.

Diharapkan, peringatan BKGN ini dapat menjadi momentum menumbu kembangkan dan meningkatkan kesadaran serta pemahaman bagi anak-anak menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut guna meraih cita-cita mereka.

Mathius menjelaskan, pentingnya kesehatan gigi bagi anak-anak, terutama dalam mengejar cita-citanya, sebab menjadi seorang pejabat, menjadi seorang polisi, menjadi tentara atau apapun cita-cita anak-anak itu tentu membutuhkan gigi yang sehat.

“Sosialisasi tentang menjaga kesehatan gigi yang diperagakan oleh dokter-dokter gigi kepada siswa-siswi yang hadir, sosialisasi yang sama juga dapat diteruskan kepada siswa-siswi sekolah yang tidak hadir lewat para guru,” ujarnya.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Jayapura sangat mendukung aksi menjaga kesehatan gigi bagi anak-anak. Diriya mengharapkan, agar kegiatan serupa dapat di lakukan secara terus –menerus ke setiap sekolah yang ada di daerah ini.

Sementara itu, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Jayapura, drg. Eddy HS, M.Kes dalam laporannya menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkah hari kesehatan gigi dan mulut ke-X tahun 2019 yang diperingati setiap tanggal, 12 September.

“Tapi untuk kita di Jayapura, dapat kami laksanakan pada bulan Oktober ini. Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan anak tentang kesehatan mulut dan gigi,” ungkapnya.

Selain untuk menambah pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, lanjut Ketua PDGI Cabang Jayapura, tujuan berikutnya adalah siswa-siswi sekolah dasar mampu menghindari diri dari prilaku yang beresiko terkena sakit gigi dan mulut. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here