Target Pusat Pelayanan Publik, Bupati Mathius Awoitauw Minta Distrik Siapkan Data Base

0
211
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., bersama Dewan Adat Suku (DAS) Demutru dan masyarakat adat Demutru melangsungkan aksi sosial penanaman pohon Sagu di Kelurahan Hatib, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Selasa (6/8/2019) kemarin siang. (Irfan)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  – Salah satu kebijakan Pemerintahan Kabupaten Jayapura di masa kepemimpinan Bupati Mathius Awoitauw saat ini adalah menjadikan Distrik sebagai pusat data dan pelayanan publik.

Dimana sebagian kewenangan dari Pemerintah Daerah akan diberikan kepada Pemerintah Distrik guna mengelola semua kebutuhan masyarakat melalui data dan juga pelayanan publik.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, ketika ditanya wartawan dalam sebuah kegiatan. (Irfan / LPC)

Untuk itu, Bupati Mathius Awoitauw berharap agar 19 pemerintahan distrik yang ada di wilayah kabupaten Jayapura dapat segera menyiapkan data base yang mencakup, data base tentang kepedudukan, aktivitas pelayanan publik di bidang pedidikan dan ekonomi serta kampung adat yang akan menunjang pelayanan yang lebih efisien.

“ Data yang di miliki distrik harus akurat, berapa OAP dan Non OAP, usianya berapa, status pendidikan dan kesehatan. Ini semua harus siap,” Terang Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw belum lama ini di Gunung Merah, Sentani.

Menurut Bupati Jayapura, data base tersebut sangat penting karena dengan data yang ada akan sangat berpengaruh dengan semua program yang akan di turunkan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Selain itu, tanpa data base yang lengkap maka akan berdampak pada pemborosan biaya dan tenaga.

Oleh karena itu, Kata Bupati, data base di setiap distrik sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah untuk menunjang pemetaan wilayah mulai dari kampung, distrik hingga kabupaten yang saat ini sedang di kerjakan oleh Gugus Tugas Masyarakat Adat (GTMA).

“Tata ruang menurut adat harus bertemu dengan tata ruang di atasnya dan ini harus ada dalam sistim data yang kita bangun. Jadi setiap kampung memilik data base yang terhubung dengan distrik, dan kalau kurang maka distrik harus membantu untuk menyempurakan data-data itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Jayapura menuturkan, di beberapa daerah di luar Papua sudah ada perhatian kusus kepada pemerintah distrik dengan anggaran yang sangat besar.

Dengan begitu, di tingkat kabupaten tidak lagi mengelola anggaran secara keseluruhan, sebab Pemerintah hadir untuk menyelesaikan masalah-masalah kesejahteraan masyarakat. (****)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here