JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadispendukcapil) kota Jayapura, Merlan Uloli menyebutkan sosialisasi integrasi database penduduk bagi aparat distrik kelurahan dan kampung se- kota Jayapura untuk memberikan informasi serentak kepada seluruh Distrik dan Kampung.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadispendukcapil) kota Jayapura, Merlan Uloli. (Gracio / lintaspapua.com)

Hal ini dikatakan Merlan, dalam sambutannya dalam kegiatan Sosialisasi integrasi database penduduk bagi aparat Distrik, Kelurahan dan Kampung se-Kota Jayapura, di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu, (19/10/2019).

“Sosialisasi ini merupakan langkah awal yang di lakukan Dukcapil untuk memberikan informasi serentak kepada seluruh Distrik dan Kampung sehingga mempunyai aturan untuk melaksanakan informasi ini secara bersama-sama,” ungkap Merlan.

Ia mengaku bahwa informasi ini bertujuan agar supaya di tiap Distrik dan Kelurahan berlomba untuk melakukan inovasi yang sudah di mulai dari kelurahan Angkasapura.

“Kegiatan ini sangat mudah yang penting informasi ini sampai ke bapak ibu kelurahan distrik dan kampung sehingga dapat merencanakannya di 2019 ini dan 2020 dapat di paparkan dalam DPA masing-masing,” jelasnya.

Selain itu, sosialisasi ini juga untuk menjawab Walikota dan Wakil Walikota agar tidak ada data khusus yang ada di Distrik, Kelurahan dan Kampung. Sehingga ada ide untuk ada bank data di distrik.

Bank data ini kata Merlan, akan berbeda dengan bank data yang ada di dukcapil artinya semua penduduk yang mempunyai ktp jayapura, ktp luar dan belum mempunyai ktp datanya ada di distrik.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini menjadi satu inovasi baru di distrik kelurahan dan di kampung,
“Kegiatan ini salah satu cara untuk mendukung pemerintah kota menuju kota smart city yang begitu kencang di bicarakan yang sudah di lakukan MOU, pelatihan. Sehingga kami menyuarakan lewat kegiatan ini dari distrik, kelurahan, dan kampung selangkah maju menuju smart city,” ujarnya.

Wali kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah( OPD), Kepala Distrik, Kepala Kelurahan dan kampung terkait mengenai integrasi database penduduk.

“Saya mendorong semua kelurahan mempunyai database kependudukan berbasis online dan harus konek dengan Dinas Kependudukan mengenai data kependudukan ini,”katanya.

Wali Kota yang akrab di sapa BTM mengapresiasi Dispendukcapil dalam melaksanakan Sosialisasi Integrasi database penduduk bagi aparat Distrik, Kelurahan dan Kampung se-kota Jayapura.

Menurutnya informasi terkait database penduduk yang di suarakan oleh Dukcapil ini di nilai sangat baik, untuk merangkul semua data di dalamnya seperti data ekonomi, data kependudukan dan lain sebagainya.

“Dengan database penduduk ini adalah cara untuk membahagiakan masyarakat, dan juga sangat mempermudah masyarakat,”ujarnya.

Ditambahkan, Pemerintah kota tetap mendorong terus agar kota Jayapura terus menjadi kota smart city. Dan dari 334 kabupaten kota di Indonesia 100 kota sudah termasuk dalam kota smart city dan kota jayapura adalah salah satunya.

“Ini akan terus kita jaga dan kemangkan dalam berbagai bidang,” katanya. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here