Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Alexander Kapisa. ST. mendatangi Kemenko Pemberdaayaan Manusia dan Kebudayaan, di Jalan Merdeka Barat Jakarta untuk memastikan perkembangan Instruksi Presiden yang baru tentang PON yang saat ini sedang dimintakan paraf ke Menteri Koordinator PMK, Selasa, 13 Agustus 2019.. (Humas Pemprov Papua)

Pemprov Papua Harap Rancangan Inpres PON Baru Segera Ditetapkan

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Pasca penetapan 37 Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan dalam PON XX 2020 di Papua, baru-baru ini, pembahasan Rancangan Instruksi Presiden (R-Inpres) baru tentang PON terus didorong.

Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Alexander Kapisa. ST. mendatangi Kemenko Pemberdaayaan Manusia dan Kebudayaan, di Jalan Merdeka Barat Jakarta untuk memastikan perkembangan Instruksi Presiden yang baru tentang PON yang saat ini sedang dimintakan paraf ke Menteri Koordinator PMK, Selasa, 13 Agustus 2019.. (Humas Pemprov Papua)

Sementara dalam rangka finalisasi draft produk undang-undang tersebut, Kemenpora melakukan rapat dengan Pemprov Papua, Selasa (15/10/2019), di Jakarta.

Hadir dalam pertemuan ini Deputy Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator PMK, Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PUPR, Plt. Kadisorda Provinsi Papua serta Sesmenpora sebagai pimpinan rapat.

Plt Kadisorda Papua,  Alexander Kapisa menyampaikan harapan provinsi tertimur di Indonesia tersebut, agar R-Inpres itu dapat segera ditetapkan untuk mendukung pembangunan venue yang diperlukan.

“Sehingga dengan ditetapkannya Inpres baru, secara legal formal akan menjadi acuan bagi Papua pula dalam menyusun anggaran Tahun 2020”.

“Makanya, besar harapan kami sekiranya proses administrasi untuk R-Inpres ini, segera sampai ke tangan Presiden. Supaya tidak perlu panjang lagi prosesnya, sebab secara substansi tidak ada perubahan yang berarti,”jelas ia dalam rilis sebagaimana yang diterima wartawan.

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot Dewabroto mengatakan pertemuan tersebut sangat penting untuk segera menyesuaikan dengan Surat KONI, berkaitan dengan 37 Cabor dan lokasi kabupaten tempat pelaksana PON di Papua.

Sesmenpora berharap setelah menyelesaikan drafting, pihaknya mendorong langkah administrasi untuk pengajuan ke sekretariat negara. “Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat,” tutupnya.  (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here