JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Kepala dan Rombongan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) hadir secara langsung ke Papua memberikan Sosialisasi workshop dan seleksi jabatan Fungsional analisi kebijakan di lingkungan pemerintah Provinsi Papua selama tiga hari dari 10-12 Oktober 2019, Aula BPSDM Provinsi Papua di Kotaraja – Kota Jayapura.

Suasana Kegiatan di Kotaraja Dalam. (Fransisca / lintaspapua.com)

Hadir 56 peserta terdiri dari Para asisten, Staf ahli, seluruh Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan pemerintah Provinsi Papua. Intisari dari Sosialisasi ini adalah LAN RI membantu pejabat struktural memetakan potensi diri masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, T.E.A. Hery Dosinaen, S.IP, M.Kp, M.Si., mengatakan, sepenuhnya bersyukur LAN RI memberikan pengarahan langsung yang nantinya akan di terapkan di Kabupaten se – Papua berakhir pada pelayanan bagi masyarakat Papua.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, T.E.A. Hery Dosinaen, S.IP, M.Kp, M.Si., saat memberikan sambutan. (Fransisca / lintaspapua,com)

“Ini baru pertama kali di provinsi Papua, ada pembekalan dan uji kompetensi Yang di lakukan oleh LAN RI terhadap pejabat struktural di pemerintah Provinsi Papua, juga di lakukan di Kabupaten, lewat LAN RI akan mendampingi kami, bagaimana analisa kebijakan di Kabupaten, Kota harus ada pejabatnya, sehingga pemerintahan ini terarah, bermuara pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Kepala lembaga administrasi negara Republik Indonesia (LAN RI), DR. Adi Suryanto, M.Si, menjelaskan fungsi LAN RI tidak menentukan jabatan, namun memberikan data kepada pemerintah provinsi Papua untuk menempatkan posisi pada pejabatnya lebih sesuai menduduki satu jabatan.

Kepala lembaga administrasi negara Republik Indonesia (LAN RI), DR. Adi Suryanto, M.Si,, saat memberikan sambutannya. (Fransisca / lintaspapua.com)

“Kalau kita bicara seleksi ini kita bicara proses panjang, dari mulai perencanaan sampai penetapan sebuah keputusan, kehadiran LAN RI bukanlah pada posisi pengambil keputusan untuk menseleksi, tapi kita, membantu pemerintah Provinsi Papua untuk menyiapkan data informasi kompetensi, sehingga Pak Gubernur dalam mengambil keputusan punya Data tepat.

“Kawan-kawan struktural akan beralih profesi menjadi analis kebijakan pada hari ini kita persiapkan, mereka tau bagaimana kebijakannya, bagaimana pila karirnya, karena karir di struktural dengan analis itu berbeda,” jelasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)