SENTANI (LINTAS PAPUA) – Sebanyak 25 Anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih periode 2019-2024 bakal dilantik pada Selasa (22/10/2019) mendatang. Awalnya pelantikan tersebut dijadwalkan pada tanggal 25 Oktober 2019, tetapi dipercepat guna mengefisienkan waktu di dua bulan akhir tahun 2019 ini.

Pelantikan bakal berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Jayapura, Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Demikian disampaikan Sekrertaris DPRD Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir, S.Sos., M.Ap., ketika menjawab pertanyaan wartawan media online ini, di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (9/10/2019) sore.

Lebih lanjut dirinya menjelasakan, perubahan jadwal pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih periode 2019-2024 yang dijadwalkan tanggal 25 Oktober itu batal, justru dipercepat pada tanggal 22 Oktober 2019.

Selain untuk efisienkan waktu, Abdul Hamid menuturkan, percepatan pelantikan anggota dewan baru itu disebabkan karena materi APBD Induk Tahun 2020 yang belum masuk ke DPR dan juga belum bisa dipastikan kapan materi ABPD induk itu bisa diterima DPR. Meskipun begitu, kata Abdul Hamid, tersiar kabar di minggu kedua bulan Oktober ini materi APBD induk sudah bisa masuk, tetapi itu semua belum bisa dipastikan.

Untuk itu, pelantikan itu harus segera dilaksanakan mengingat kepentingan masyarakat Kabupaten Jayapura sangat banyak dalam hal apapun.

“Inikan tinggal beberapa bulan saja, apalagi nanti anggota dewan baru masuk dan dilantik ada beberapa agenda penting yang harus dilakukan,” bebernya.

Pertama kali kegiatan yang dilakukan oleh anggota dewan baru setelah pelantikan itu adalah orientasi, setelah itu ada juga agenda kegiatan seperti pengenalan tata-tertib (Tatib) Dewan bagi Anggota DPRD baru.

“Selain itu, ada juga kegiatan pembentukan alat-alat kelengkapan Dewan. Karena alat kelengkapan Dewan menyangkut dengan Komisi-komisi, Badan Anggaran dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Apalagi ini telah masuk ke ranah politik, Sekwan Abdul Hamid meyakini bisa dipastikan akan berlangsung alot dan membutuhkan waktu cukup panjang. Apalagi sarat dengan kepentingan masing-masing partai melalui keterwakilan anggotanya di parlemen.

“Pimpinan Dewan cukup bijak melihat hal itu, sehingga memutuskan pelantikan dimajukan (dipercepat) untuk efisienkan waktu yang tersisa di akhir tahun 2019 ini. Tujuannya, agar kita di akhir tahun dengan beberapa program bisa tercover dengan baik, sehingga bisa diakhiri dengan cerita yang baik,” akunya.

Terkait perubahan jadwal pelantikan, Sekwan Abdul Hamid menambahkan, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Jayapura telah melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang nanti terlibat dalam pelantikan anggota dewan baru dan salah satunya komunikasi ke Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jayapura.

“Kita sudah komunikasi dengan ketua pengadilan, dan beliau juga sudah nyatakan siap nanti di tanggal 22 Oktober mendatang. Sedangkan di tanggal 21 Oktober itu kita akan gladi resik untuk palantikan. Untun partai politik belum kita beri tahu soal perubahan tanggal atau jadwal pelantikan, tapi setelah semua persiapan pelantikan rampung kita akan beri tahu ke partai politik,” tukasnya. (Irf / LPC)