SENTANI (LINTAS PAPUA) – Menjelang berakhirnya masa jabatan Anggota DPRD periode 2014-2019, Rabu (9/10/2019) Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Jayapura menggelar rapat untuk membahas dua agenda penting para wakil rakyat.

Rapat Banmus itu membahas untuk menyusun agenda sidang guna penetapan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Non APBD dan juga pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih periode 2019-2024.

“Ada dua poin penting yang kami bahas, yakni dua Raperda tentang kerja sama pengelolaan Bandara Sentani serta pembinaan dan pengembangan keolahragaan daerah. Untuk agenda Perda non APBD itu telah selesai dibahas mulai dari kajian akademik, naskah akademik sudah ada, draf Perdanya sudah ada dan sudah dibahas oleh semua pihak terkait, serta telah dibawa pada tahapan konsultasi,” imbuh Korneles.

Kata Korneles, pihak terkait yang dimaksud adalah pihak Kementerian Hukum dan HAM, Biro Hukum Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura. Setelah rapat finalisasi kedua Raperda tersebut, selanjutnya pada hari Kamis (10/10/2019) ini akan dibawa kedalam persidangan.

“Rapat kemungkinan dilakukan dari pagi hingga malam hari, kemudian di hari kedua atau Jumat (11/10/2019) malam penetapan dua raperda tersebut,” tuturnya.

Sementara, untuk pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Terpilih periode 2019-2024 yang sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 25 Oktober, maka pelantikannya akan lebih cepat dilakukan, yakni pada tanggal 22 Oktober 2019.

Korneles menjelaskan, pelantikan lebih cepat dari jadwal dikarenakan materi APBD induk dari pihak Eksekutif belum diterima pihak Legislatif, maka pelantikan Anggota DPRD terpilih dipercepat ke tanggal 22 Oktober 2019. Setelah pelantikan usai, anggota baru akan melaksankan beberapa agenda penting mulai masa orientasi, membentuk fraksi-fraksi, hingga proses pemilihan pimpinan definitif.

“Setelah SK turun untuk pimpinan definitif, selanjutnya pimpinan akan membentuk kelengkapan dewan lainnya seperti komisi dan badan-badan. Setelah semuanya terbentuk, baru mereka (anggota Dewan terpilih) sudah bisa bahas APBD Induk Tahun 2020,” tandasnya. (Irf / LPC)