SENTANI (LINTAS PAPUA)  – Komandan Pangkalan TNI AU Silas Papare Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr(Han), pimpin Upacara Ziarah Nasional dal rangka Hari Ulang Tahun TNI ke 74 di Taman Makam Pahlawan Kusuma, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Jumat (4/10/2019).

Ziarah Nasional diawali, penghormatan kepada arwah Pahlawan yang dipimpin Dananud Silas Papare selaku Inspektur Upacara Ziarah Nasional, kemudian mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga di Tugu Taman Makam Pahlawan Kusuma Waena. Kemudian dilanjutkan dengan doa, penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan serta terakhir dilakukan tabur bunga oleh pimpinan Ziarah beserta undangan.

Setelah rangkaian upacara Ziarah Nasional selesai, Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso mengatakan, bahwa tabur bunga ini bertujuan untuk mengenang serta menghormati jasa para Pahlawan yang telah gugur di medan tugas.

“Semoga dengan pelaksanaan ziarah ini, kita sebagai generasi penerus bangsa dapat mengisi dan melanjutkan cita-cita para Pahlawan yang telah merintis bangsa Indonesia ini menjadi bangsa yang besar dan bermartabat seperti yang kita rasakan saat ini,” jelas Danlanud Tri Bowo.

Lanjut Danlanud menyampaikan, sebagai bangsa yang baik dan berdaulat, khususnya bagi para prajurit TNI tentunya mentauladani sikap, prilaku, semangat kejuangan pantang menyerah sebagai bentuk komitmen menghary jasa Pahlawan.

“Meneladani perjuangan Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan itu juga harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan instrospeksi diri,” imbuhnya.
“Melalui Ziarah Nasional ini, saya ingin semuanya mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai NKRI yang sejahtera, adil dan makmur,” ucap Danlanud Silas Papare TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso.

Selain itu, Danlanud menambahkan, bahwa pada Ziarah Nasional kali ini ada yang berbeda.

“Jadi, Ziara Nasional kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya. Yang mana, pada umumnya menggunakan PDU. Tetapi, untuk di Papua menggunakan seragam PDL TNI. Mungkin sekaligus dalam rangka pengamanan di wilayah Papua,” tegas Danlanud Silas Papare TNI Tri Bowo Budi Santoso diakhir. (Irfan /LPC)