Kepala Seksi Pencegahan dan pengendalian Penyakit dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yamamoto, saat di wawancara. (Fransisca / LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Mungkin tidak banyak yang mengetahui bulan Oktober adalah bulan minum obat cacing(Filariasis) serentak di Provinsi Papua.

Konsultan Imunisasi Unicef Papua, dr. Halik Malik MKM, selaku perwakilan Unicef mengakui bahwa Unicef mendukung bulan minum obat Filariasis sekaligus memberikan pelayanan pencegahan penyakit lengkap juga merata di Provinsi Papua. (Fransisca / lintaspapua.com)

Hal ini di khususkan untuk menghindari beberapa penyakit seperti kaki gajah yang penularannya melalui gigitan nyamuk, setidaknya pengobatan pencegahan dilakukan satu tahun sekali, tepat di tanggal yang sama dengan awal minum obat, selama lima tahun berturut turut disertai pemeriksaan darah.

Penyuluhan bulan minum obat dilaksanakan di 14 Kabupaten satu Kota Provinsi Papua, untuk mencapai target tahun 2020 Papua bebas kaki gajah, Dinas kesehatan Provinsi Papua di dukung oleh Unicef, hal ini di konfirmasi masing-masing pihak, Rabu (3/10/2019)Hotel @hom Abepura Jayapura.

Kepala Seksi Pencegahan dan pengendalian Penyakit dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yamamoto menjelaskan kondisi terakhir bulan minum obat Filariasis.

“Bulan ini adalah bulan minum obat, kawan-kawan dari Unicef melihat ini sangat penting, kalau berjalan bersamaan, ada Imunisasi tapi juga program Filariasis itu bisa berbarengan, kami selaku penangung jawab Program juga senang, artinya ada yang bantu mempercepat eliminasi, Target nasional tahun 2020, ini bagaimana disiplin kita mengawal obat sampai ke masyarakat, jangan takut untuk minum obat cacing perut maupun Filariasis,” jelas Yamamoto.

Pelaksanaan kampanye minum obat cacing/Filariasis berlangsung mulai tahun 2003 bekerjasama dengan tokoh adat, pihak tempat ibadah, tokoh pemuda, komunitas keluarga, ada 12 Kabupaten sudah bebas Filariasis, bagi yang membutuhkan obat Filariasis bisa datang ke Puskesmas terdekat untuk meminta obat.

Kepala Seksi Pencegahan dan pengendalian Penyakit dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yamamoto, saat di wawancara. (Fransisca / LPC)

Konsultan Imunisasi Unicef Papua, dr. Halik Malik MKM, selaku perwakilan Unicef mengakui bahwa Unicef mendukung bulan minum obat Filariasis sekaligus memberikan pelayanan pencegahan penyakit lengkap juga merata di Provinsi Papua.

“Pemberian imunisasi ini di harapkan terintegrasi dengan pemberian vitamin A, obat cacing, kaki gajah, pemberian kelambu untuk Malaria, memang berjalan baru satu bulan ini, tapi kami berharap sampai akhir tahun akan ada 14 Kabupaten dan satu Kota yang akan mendapat pendampingan untuk penjangkauan mengunakan Helikopter, Speedboat,” tutupnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here