Unicef dan Dinkes  Papua Bekali 22 Tenaga Ahli Atasi Lumpuh Layu

0
264

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Unicef dan Dinkes Papua Bekali 22 Tenaga Ahli Atasi Lumpuh Layu melalui kegiatan Training for field officer implementing partners Provinsi Papua tahun 2019, Disebuah hotel kota Jayapura. Rabu (2/10/2019).

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Togu Sihombing SKM, M.Kes., dalam kegiatan tersebut. (Fransisca / lintaspapua.com)

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Togu Sihombing SKM, M.Kes menekankan setelah pembekalan tugas dan pendampingan kedua ini Imunisasi sub pin Polio di wilayah Papua mencapai 95% atau lebih.

Training for field officer implementing partners Provinsi Papua tahun 2019, diadakan oleh Unicef dan Dinas kesehatan Provinsi Papua bersama mitra (Yayasan Gapai, YP2KP, WHO) dengan tujuan meningkatkan kualitas dukungan Unicef untuk penguatan Imunisasi rutin di Tanah Papua, sekaligus pembekalan kasus lumpuh layu serta teknis penangulangan Polio di Provinsi Papua kepada 22 orang petugas lapangan (Field officers) dari 12 Kabupaten dan 10 orang staf manajemen mitra pelaksana. Kegiatan berlangsung tiga hari.

“Pelaksana Sub pin Polio di Provinsi Papua, masih ada beberapa wilayah yang belum mencapai target, maka kami bekerjasama dengan Unicef, mereka mengontrak tenaga untuk pendampingan di Kabupaten tersebut, sehingga Kabupaten tersebut, pada akhirnya mampu mencapai cakupan Imunisasi Polio ini, menjadi 95% itu yang kami harapkan.

Dijelaskan,  bahwa tujuannya memberikan pembekalan tentang kasus lumpuh layu yang mendadak di masyarakat dan teknis program penangulangan Polio di Provinsi Papua, pada pendampingan ini di harapkan cakupan Imunisasi Polio Sudah mencapai 95% di seluruh Provinsi Papua.

Konsultan Imunisasi Unicef Papua, dr. Halik Malik, MKM., menjelaskan Unicef tidak hanya memfasilitasi satu Program Imunisasi polio, namun memberikan Program Imunisasi lengkap sekali jalan kepada anak Papua. (Fransisca /lintaspapua.com)

Konsultan Imunisasi Unicef Papua, dr. Halik Malik, MKM., menjelaskan Unicef tidak hanya memfasilitasi satu Program Imunisasi polio, namun memberikan Program Imunisasi lengkap sekali jalan kepada anak Papua.

“Memastikan semua anak yang baru di Imunisasi, imunisasinya bisa lengkap, Program lain yang menjadi kebutuhan di wilayah spesific yang tidak terjangkau atau sulit di jangkau itu bisa di jangkau bersamaan dengan pelayanan Imunisasi, sekali jalan kami membawa program,” pungkasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here