Bupati Keerom Buka Diklat Dasar Bagi Penyuluh Pertanian, Diikuti 30 PPL

0
237
Kegiatan pembukaan diklat dasar fungsional penyuluh pertanian terampil. (Arief /LPC)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, membuka diklat dasar fungsional penyuluh pertanian terampil bagi penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Keerom. Kegiatan tersebut digelar di Balai Latihan Pertanian Sentani pada Senin, (29/9/2019) kemarin.

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, membuka diklat dasar fungsional penyuluh pertanian terampil bagi penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Keerom. Kegiatan tersebut digelar di Balai Latihan Pertanian Sentani pada Senin, (29/9/2019) kemarin. (Arif /LPC)

Kegiatan Pelatihan ini dimaksudkan memberikan pelatihan agar para penyuluh pertanian lapangan di keerom memiliki kemampuan dan memiliki kompetensi dalam melaksanakan tugas tugasnya. Sebanyak 30 penyuluh pertanian lapangan (PPL) mengikuti kegiatan ini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Keerom, dalam arahannya menyampaikan harapannya agar para PPL dalam melakukan tugasnya menggunakan metode penyuluhan yang disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan.

‘’Kab. Keerom dengan luas sekitar 9.000 km persegi memiliki luas lahan pertanian sebanyak 16.921 Ha, tentunya memiliki potensi pertanian yang besar namun juga merupakan tantangan bagi PPL dalam melaksanakan tugasnya, untuk itu peningkatan kemampuan dan kompetensi bagi PPL mutlak diperlukan,’’ungkapnya pada kesempatan tersebut.

Ia menambahkan bahwa tantangan bagi seorang PPL adalah bagaimana menyukseskan pembangunan pada sector pertanian. Menurutnya dalam hal pembangunan pertanian, ada tiga kelompok utama yang perlu dicapai.

‘’Kesatu, yaitu meningkatnya ketahanan pangan nasional yang meliputi meningkatnya kapasitas produksi komoditas pertanian dan berkurangnya ketergantungan terhadap pangan impor. Kedua, meningkatnya nilai tambah dan daya saing komoditas pertanian yang meliputi meningkatnya mutu produk primer pertanian, meningkatnya keragaman pengolahan produk pertanian dan meningkatnya ekspor serta meningkatnya surplus perdagangan komoditas pertanian,’’lanjutnya.

Selanjutnya, yang ketiga adalah meningkatnya kesejahteraan petani yang meliputi meningkatnya produktivitas tenaga kerja di sector pertanian dan menurunnya insiden kemiskinan.

‘’Untuk mengimplementasikan sasaran pembangunan pertanian tersebut sangat diperlukan peran serta penyuluh pertanian guna menyukseskan kebijakan tersebut,’’lanjutnya lagi.

Sementara itu Kadinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom, Sunar, mengemukakan bahwa kegiatan diklat dasar fungsional penyuluh pertanian ini dimaksudkan bagi tenaga penyuluh agar memperoleh kompetensi dan sertifikasi atas tugas-tugas yang dilaksanakannya.

‘’Pada kegiatan ini, PPL kita akan mendapatkan materi tentang metode dan teknik penyuluhan pertanian. Karena dalam melaksanakan penyuluhan pertanian, PPL bisa menetapkan suatu metode atau kombinasi beberapa metode yang tepat dan berhasil guna,’’pungkasnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 minggu, terhitung sejak Senin (29/9) hingga tanggal 19 oktober mendatang. Untuk itu seluruh PPL diharapkan bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal untuk melaksanakan tugas pengabdiannya sebagai PPL.(arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here