Per 1 Oktober 2019. PDAM Punya Tarif Baru Dalam Menunjang Pelayanan

0
338
Kepala PDAM Jayapura, Entis Sutisna mengatakan, bahwa  sebelum harga naik PDAM memberikan informasi, edaran, Sosialisasi, untuk masyarakat. (fransisca / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Mulai tanggal satu Oktober 2019 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura mempunyai tarif baru setelah 11 tahun tidak pernah menaikan tarif.

Sebelum tarif baru di kenakan PDAM Sudah melakukan sosialisasi di beberapa Distrik Kota Jayapura, mengumumkannya di media cetak, memberikan pemberitahuan beberapa radio, termasuk kembalikan infonya pada Media sosial yang di miliki PDAM yaitu Facebook dan instragram. Senin (30/9/2019), di Kantor PDAM Hamadi Jayapura.

Kepala PDAM Jayapura, Entis Sutisna mengatakan, bahwa  sebelum harga naik PDAM memberikan informasi, edaran, Sosialisasi, untuk masyarakat.

“Dari bulan September kami sudah beri surat edaran yaitu surat pemberitahuan bahwa bulan Oktober PDAM akan gunakan tarif baru untuk golongan II, III dan IV, pada golongan I tidak mengalami kenaikan bagi rumah tangga sederhana, tempat ibadah, panti asuhan,”Katanya.

Kenaikan tarif PDAM akan berfungsi sepenuhnya memperbaiki kondisi sumber air dengan pembersihan rutin sumber air, esuai dengan Pemendagri no 71 tahun dengan penerapan kualitas, kuantitas dan kontibilitas (3K).

Juga mengacu pda surat tugas pemilik perusahaan Walikota dan Bupati Jayapura tahun 2016, berdasarkan surat tugas bersama antara Walikota Jayapura dan Bupati Jayapura. Mengingat 11 tahun lamanya, PDAM Jayapura tidak pernah alami kenaikan.

Kemudian salah satu fasilitas yang di dapat atas kenaikan tarif, Entis menegaskan fasilitas gratis meterisasi juga rehabilitasi. Sekaligus menyampaikan respon positif masyarakat terhadap tarif baru PDAM Jayapura.

Kepala PDAM Jayapura, Entis Sutisna mengatakan, bahwa  sebelum harga naik PDAM memberikan informasi, edaran, Sosialisasi, untuk masyarakat. (fransisca / lintaspapua.com)

”Ini juga akan digunakan untuk pemeliharaan seperti sumber air, pipa yang bocor, itu harus dilakukan pemeliharaan. Air juga harus dijaga kualitasnya, karena ada standarisasi. Sejauh ini memang sudah positif responnya. Tapi saya harap, seluruh masyarakat bisa memahami kenapa ini naik dan bisa mensupport atas naiknya tarif,” pungkasnya.  (Fransisca/lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here