Tingkatkan Penerimaan PAD, Bappenda Kabupaten Jayapura Akan Bangun 2 Unit Homestay

0
202
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, didampingi Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura Theopilus H. Tegay, saat memberikan arahan sebagai tanda membuka kegiatan Rakornis Pendapatan Daerah, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (24/9/2018). (Irfan/ HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura dalam waktu dekat ini berencana pembangunan dua unit homestay bagi wisatawan yang datang berkunjung di Kawasan Wisata Kali Biru, Kampung Berap, Distrik Nimbokrang.

“Sesuai peencanaan, dua unit homestay yang akan kami bangun tersebut berkapasitas perunit mampu menampung 50 orang,” kata Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus Hendrik Tegay, S.Sos, M.M., saat ditemui dikantornya, Kamis (26/09/2019).

Dikatakan, pembangunan homestay tersebut dilakukan oleh pihaknya, selain untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke obyek wisata Kali Biru dan juga kawasan hutan terdapatnya Burung Cenderawasih Rephang Muai. Tetapi, juga untuk meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura.

Menurutnya, pengelolaan homestay tersebut menjadi tanggungjawab bersama, baik pemerintah daerah, masyarakat adat dan pemilik tempat dengan cara bagi hasil.

“Hasil dari retribusi satu hari yang bersumber dari pengelolaan obyek wisata, pondok-pondok dan homestay akan dibagi tiga, sebagian menjadi milik pemerintah, sebagian lagi menjadi milik masyarakat atau pihak kampung dan bagian terakhir menjadi milik si pemilik tanah atau lokasi,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Theo ini menjelaskan, prospeknya akan dilihat pada hasil pengelolaan dari dua unit homestay. Jika pengelolaannya bagus dan mampu menghasilkan PAD yang tinggi, maka sudah tentu dari dua unit akan ditambah lagi 3 unit, sehingga keseluruhannya menjadi 5 unit.
Berkaitan dengan rencana pembangunan homestay tersebut, maka dirinya bersama dengan pimpinan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekhnis telah menggelar pertemuan bersama di para-para adat Kampung Berap, Distrik Nimbokrang.

“Hasil pertemuan itu melahirkan sejumlah ketentuan bersama, ketentuan yang pastinya menguntungkan para pihak. Salah satu diantaranya adalah penerapan bagi hasil dalam pengelolaannya,” ungkap Theo.

Theo juga menambahkan, pembangunan yang akan digerakkan oleh pihaknya untuk peningkatan PAD selain pembangunan homestay. Tetapi, juga akan dibangun sejumlah pondok-pondok di kawasan tersebut yang kemudian penggunanya akan membayar retribusi. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here