Mari Belajar Dari Kesetiaan dan Kasih serta Kecemburuan Allah

0
1256

Hosea 2:19 Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.

Amsal 6:34 Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam;

Yesaya 37:32 Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

1 Korintus 13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

1 Yohanes 4:16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Seberapa dalam & kuatnya cinta Allah? Sekuat api, begitu dalam, hingga terbakar cemburu.

Betapa sedihnya Lea karena tidak dicintai Yakub, tapi ia sangat mencintai Yakub.
Betapa bahagianya Lea jika ia diingini/dicemburui Yakub, maka ia ingin membahagiakan Yakub.

Demikianlah, Cemburu Allah justru menunjukkan Kesucian Kasih Allah, kebulatan tekad, penyerahan diri penuh, hatiNya diserahkan & dipertaruhkanNya kepada kita.

Jika Allah tidak sungguh2 mengasihi kita, jika kasih Allah adalah kasih asal suka, maka Ia akan segera meninggalkan kita begitu kita tidak disukaiNya lagi, kita akan begitu gampang dibuang & dilupakanNya, ditinggalkanNya untuk yang lain. Tetapi Allah tidak menyatakan cintaNya untuk dilanggarNya, Allah bukan manusia yang bisa berdusta, Allah bukan manusia yang tidak setia.

Patung Tuhan Yesus di Danau Sentani. Inilah posisi asli Patung Yesus sebelum rubuh atau jatuh. – (Foto Facebook Marianti VJ Wally )

Bilangan 23:19 ALLAH BUKANLAH MANUSIA, sehingga Ia BERDUSTA bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya ?

Mazmur 89:33 Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kujauhkan dari padanya dan Aku TIDAK AKAN BERLAKU CURANG DALAM HAL KESETIAANKU.
Mazmur 117:2 Sebab kasih-Nya HEBAT atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya !

Mazmur 119:75 Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil, dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan.

Allah membenci kepalsuan, kepura2an, kemunafikan, pengkhianatan, penindasan, permainan.

Allah benci cinta yang palsu, yang menipu korbannya, menganiaya & menindas, cinta yang tidak sungguh & sombong, yang berisi keegoisan & menyukai pemujaan diri.

Awalnya Israel jatuh cinta kepada Allah Yehova yang menyayangi dia, namun kemudian Israel jatuh cinta kepada bangsa2 kafir karena segala cara hidup mereka. Israel yang cantik merasa dikagumi & dicintai bangsa2 kafir sehingga menuruti keinginan bangsa – bangsa kafir  dan  menerima dewa –  dewa nya.

Kemudian Allah berkata: sungguh bodoh umatKu, menjual diri kepada orang2 yang tidak sungguh, mereka mencintai dunia supaya dunia mencintai mereka. Maka kini Aku akan menelanjangi mereka & mengambil cintaKu yang Kutanam pada kebun2Nya yang kaya sehingga ia Kubuat cantik jelita oleh CintaKu, dan lihatlah kemudian bagaimana mereka akan memperlakukanmu, mereka yang kauanggap mencintaimu lebih dari Aku, padahal cinta mereka palsu, justru yang kaupanggil pacarmu akan menindas & membuangmu seperti kain jijik.

Allah membenci cinta Baal yang menipu bangsa2 untuk menundukkan mereka. Baal/Iblis yang membuat manusia mencintai dia, padahal mereka dimanfaatkannya untuk menjadi pemuja2nya agar dia ditinggikan, dan setelah mereka cinta kepadanya, Iblis akan menginjak2 & mempermainkan mereka untuk menunjukkan kuasanya, Iblis akan bersukacita & merasa tuhan karena manusia akan tergila2/terbius kepadanya dalam kebodohan mereka. Iblis tidak sungguh2 mencintai manusia, melainkan mempermain2kan perasaan manusia, bermulut manis tapi penuh keculasan.

Allah mencemburui & menindas Israel bukan karena benciNya, tapi karena cintakasihNya.
Allah sudah menganggap Israel seperti istriNya sendiri, hatiNya melekat kepada mereka, Ia tidak dapat melupakan cintaNya, selalu terkenang akan Israel.

Allah begitu tulus mencintai Israel, namun Ia pun tidak memberikan permata kepada babi2, cintaNya diberikan bukan untuk dipermainkan. Tidak semua orang Israel benar2 dicintaiNya, di antara mereka terdapat orang2 durhaka yang tidak pernah mengenal kasih Allah, sehingga mereka mengabaikan & menganggap Allah seperti angin lalu.

Maka sebenarnya, mengapa Allah cemburu? Sebab Kebenaran & Keadilan.
Tuhan sudah mengangkat Israel sebagai istriNya, & Ia tahu yang benar adalah berlaku Setia. Ia tahu berbuat baik kepada istriNya, sekalipun istriNya salah namun Ia tetap berbuat benar, sebab Ia Suami yang baik, dan itu tidak akan berubah selama – lamanya.

Karena itu pula Ia membinasakan Baal sang penipu yang telah menipu & menginjak2 istriNya, dengan geram Ia menghabisi para Baal tanpa belas kasihan, oleh sebab karena istriNya yang dikasihiNya. Ia tidak mengenal ampun, sebab Baal tanpa punya hati telah menyakiti hati istriNya sehingga Allah pun sakit hati melihatnya.

Allah jijik dengan kelakuan Baal/iblis/Firaun/ular, yang menjual cinta untuk menipu, kelakuan yang kejam & tanpa hati, mencemari arti Cinta & Kesetiaan. Sangat berbeda dengan Allah Yehova, yang sekali mencintai untuk selama2nya, yang berkata Cinta untuk menepatinya & tanpa pernah menariknya kembali, melainkan melanjutkan cintaNya sampai selama2nya. Amin.

1 Korintus 13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

Cemburu Allah adalah sejalan dengan kasih, & BUKAN berlawanan dengan Kasih.
Tuhan mengasihi kita karena merasa belas kasihan, dan bukan untuk memegahkan diri.

Tuhan tidak mencari pujian sia2 dari kita, tapi rasa syukur yang tulus sebab merasakan CintaNya yang besar. Tuhan senang membuat kita senang & merasakan ketulusan cintaNya.

Allah adalah Kasih. Dan Definisi Kasih itu adalah Definisi Allah sendiri, sehingga bukan hanya cukup 2 atau 3 kriteria saja, tapi seluruh kriteria kasih itu satu & bulat, tidak terpisah – pisah.

Kasih Allah bukan karena kecemburuan atau kepentingan diri sendiri, artinya cintaNya itu tulus tanpa mencari keuntungan2 dari kita. Maka kata ”ia tidak cemburu” diikuti dengan ”tidak memegahkan diri” & ”tidak sombong”.

Tuhan tidak menindas perasaan cinta kita. Berbeda dengan iblis yang ingin manusia mencintai dia supaya dia mendapat keuntungan, agar dia dipuja/bermegah & meninggikan diri atas kita, Baal/iblis merasa dirinya hebat bila kita mencintai dia lebih dari mencintai Tuhan Yesus, sebenarnya iblis/baal yang cemburu (iri/dengki) kepada Tuhan Yesus sehingga ingin mencuri istri/umatNya.

Tapi Tuhan mencintai kita dalam kerendahan kita, Dia mencintai kita untuk mengangkat kita.

Ia tidak menuntut kita untuk memberiNya apapun, melainkan justru ingin memenuhi hati kita dengan ketulusan cintaNya, agar kita merasa sebagai istri yang beruntung & bahagia.

Yang Tuhan inginkan hanyalah agar kita tetap dalam cintaNya, sebab Ia menyukai mencintai kita & berbuat baik kepada kita. Kebahagiaan Tuhan adalah berbuat baik kepada kita, sebab Tuhan menyukai kebenaran & kesucian.
Bagaimana Allah dapat berbuat bagi kita apabila kita selalu tinggal/menginap di rumah Baal ? Maka Allah menanti2 kita pulang untuk mengampuni kita & melanjutkan kasihsetiaNya.

Tuhan menunggu kita sadar bahwa tidak ada yang dapat mencintai kita lebih dari cintaNya. Setelah kita terluka, maka Dia siap menyambut kita untuk membalut luka2 kita.

Demikianlah mengapa Allah cemburu & membenci Baal. Sebab Tuhan tahu hanya DiriNyalah Cinta Sejati, sedangkan Baal palsu/penipu/perampok/pembunuh yang tidak layak dicintai.

Allah memperjuangkan Cinta Sejati Tuhan Yesus Kristus, & melawan cinta culas Baal/Iblis.

Baal/Iblis adalah pemfitnah & pendusta, dengan menjadikan dirinya pusat cinta manusia, berarti iblis telah menyingkirkan/melenyapkan Allah Cinta Yang Benar. Dan Allah tidak akan mengijinkan terjadi demikian, Allah tidak akan membiarkan cinta palsu yang kejam merajalela & menggantikan/menyingkirkan cinta yang benar/sejati.

Allah bisa bertahta/kekal tanpa perlu manusia, sebenarnya Allah tidak perlu manusia untuk mencintaiNya. Namun Allah tidak rela bila kebenaran dijajah & kejahatan merajelela, sehingga seluruh semeta diperdaya/dibodohi iblis.  Maka Allah pun memutuskan untuk mencintai kita sebab Ia mengasihani kita, supaya kita terpelihara baik/hidup di dalam cintaNya.

Kristus adalah Bukti Allah yang tulus mencintai kita, di dalam Dia Kasih Allah sempurna bagi kita, sehingga Tuhan telah memberikan segala cintaNya kepada kita yang begitu dikasihiNya & tak akan pernah dikhianati/ditinggalkanNya. amin.  GBU. (Disadur dari http://www.sarapanpagi.org/kesetiaan-kasih-kecemburuan-allah-vt6257.html )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here