BKKBN Papua Fasilitasi 47 Tenaga PLKB Ikuti Remedial  Sertifikasi

0
276

JAYAPURA-(LINTAS PAPUA) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua menggelar kegiatan Remedial Sertifikasi penyuluhan Keberlanjutan program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Abepura, Selasa (25/9/2019).


Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar SE, M.Si,, saat memberikan keterangan. (Fransisca / LPC)

Kegiatan ini dihadiri  sekitar 47 orang penyuluh lapangan Keluarga Berencana (PLKB) berstatus pegawai Negri sipil, dari delapan Kabupaten yaitu Kabupaten Biak Numfor, Nabire, Serui, Timika, Asmat, Wamena, Merauke,

 

Guna mengikuti Remedial Sertifikasi penyuluhan Keberlanjutan program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tingkat Provinsi Papua tahun 2019 diselengarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, selama tiga hari, hingga 27 September 2019.

Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar SE M.Si, saat membuka kegiatan. (Fransisca /LPC)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua menggelar kegiatan Remedial Sertifikasi penyuluhan Keberlanjutan program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Abepura, Selasa (25/9/2019). (Fransisca /LPC)

Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar SE M.Si, mengatakan bahwa pihaknya   memberikan kesempatan bagi PLKB BKKBN  mengikuti situasi saat ini, terutama menguasai KKBPK yang banyak manfaatnya bagi masyarakat Papua.

“Kita Memantapkan kembali penyuluh untuk bersertifikasi, penguasaan, meningkatkan kompetensi PLKB menyangkut tugas dan kewajiban mereka di lapangan, PLKB ini harus ada perubahan mengikuti situasi dan kondisi perubahan yang terjadi, karena disini peserta bervariasi usia tua masi produktif, Ada yang masi muda, tetapi kita optimalkan tugas penyuluhan mereka di lapangan, mereka di latih khusus untuk menguasai KKBPK, selain itu bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Disampaikan,  bahwa Standart kompetensi PLKB BKKBN di berikan sama di seluruh Indonesia, yang membedakan intervensi atau pengembangan kapasitanya, sesuai dengan daerah masing-masing, karena yang membedakan adalah tantangan di masyarakatnya.

Kepala Sub Direktorat Tenaga Lini lapangan, BKKBN RI, Made Yudistira, saat diwawancara. (Fransisca /lintaspapua.com)

Kepala Sub Direktorat Tenaga Lini lapangan, BKKBN RI, Made Yudistira, mengungkapkan Ada perubahan PNS saat ini harus kompeten, BKKBN Provinsi Papua memfasilitasi kembali sertifikasi bagi PLKB Papua.

“Saya di undang oleh kepala perwakilan untuk memfasilitasi Remedial sertifikasi, kegiatan ini sangat strategis, sekarang PNS itu sedang mengalami transformasi, tidak seperti PNS di era sebelumnya, siapapun bisa jadi PNS, tidak berkinerja, tidak berkompeten, sekarang mau tidak mau harus berubah,” ungkapnya.

Dijelaskan, bahwa undang-undang ASN nomor 5 itu mengamanatkan bahwa setiap PNS harus kompeten. Teman-teman yang hadir disini harus di uji kompetensinya, tapi hasilnya belum sesuai standart.

 

“Sehingga kita ulang lagi uji kompetensinya melalui sertifikasi, dengan harapan mereka dalam kurun setahun dari tahun lalu ketika di uji kompetensinya sudah ada perubahan, karena mereka sebelumnya sudah mendapat pelatihan bimbingan dan juga sebagainya. Berharap PNS untuk kedepannya bisa mengamalkan tugasnya dengan kompetensi yang baik,”  harapnya. (Fransisca / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here