13 tewas dan 35 terluka, Kantor dan Pasar Terbakar Setelah Demonstrasi Brutal di Expo Waena dan Wamena

0
231

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Demonstrasi anarkis dan brutal di Expo Waena telah menyebabkan 4 orang tewas dan 25 orang terluka. Ke-4 orang itu adalah mahasiswa Octinus Lokbere, Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Sam Ratulangi, Manado, Kepala Prajurit Zulkifli Infantry Batalyon RK 751 Sentani, dan 2 orang Papua belum diidentifikasi dan diistirahatkan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara ada 25 orang yang terluka, 18 orang Papua masih dalam proses identifikasi dan 7 anggota Polisi dan Brimob. Semua personel yang terluka dievakuasi dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

Pasukan keamanan berhasil mengendalikan situasi, khususnya mengamankan area jalan utama Waena-Abepura dan area massa yang terkonsentrasi di Pasar Wouma dan Jembatan Pikey. Massa secara bertahap menyebar.

Sebelumnya hari ini, demonstrasi brutal di Wamena, kabupaten Jayawijaya telah menyebabkan korban, 3 orang Papua meninggal (masih di bawah identifikasi), 6 warga sipil lainnya meninggal (diidentifikasi sebagai Muhamad Subhan – parang yang terluka parah di bagian belakang dan pinggang, Yohanis Karangan dari Toraja 100 % dibakar di salah satu truk), sementara 4 warga sipil lainnya masih dalam identifikasi.

Ada 10 warga sipil yang terluka dan dievakuasi ke Rumah Sakit Wamena untuk pengobatan dan identifikasi lebih lanjut. Massa juga membakar kantor Bupati Jaya Wijaya, kantor listrik negara, kantor urusan agama, dan beberapa kantor lainnya, kios Pasar Wouma, dan rumah-rumah penduduk.

Komandan Komando Daerah Militer XVII Cendrawasih Mayor Jenderal Herman Asaribab berkomunikasi dengan para siswa di aula terbuka Brimob Kotaraja untuk menenangkan situasi dan mendesak perdamaian di daerah tersebut. Situasi saat ini di Wamena dan Expo Waena terkendali dan orang-orang secara bertahap bubar. (Sumber: Kepala Urusan Publik TNI – Mayor Jenderal Sisriadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here