JAYAPURA (LINTAS PAPUA)   – Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi Papua. Boy Markus Dawir, SP., mengatakan bahwa pihaknya mendukung penegakan proses hukum kepada pelaku Demo Anarkis, sehingga siapapun yang bersalah bisa mengikuti proses hukum yang berlaku.

Pemuda Panca Marga Provinsi Papua melakukan silaturahmi bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Albert Rodja, diruang Kapolda Papua, Jumat, 20 September 2019.. (ISTIMEWA)

Hal ini disampaikan setelah pihaknya Badan Pengurus Pemuda Panca Marga Provinsi Papua melakukan silaturahmi bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Albert Rodja, diruang Kapolda Papua, Jumat, 20 September 2019.

“Kita sebagai organisasi pejuang veteran berkesempatan melakuakn silaturahmi dengan Kapolda Papua, sekaligus kita menyampaikan dukungan kepada pihak kepolisan, bahwa kita mendukung proses hukum kepada pelaku aksi anarkhis yang terjadi, karena aksi diserta dengan pembakaran, perampokan, perampasan hingga penjarahan bahkan ada korban jiwa,” ujar  Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi Papua. Boy Markus Dawir, dalam keterangan kepada media, Minggu, 22 September 2019.

Pemuda Panca Marga Provinsi Papua adalah organisasi yang menghimpun anak-anak para veteran perang terutama yang berjuang dalam peristiwa pembebasan Irian Barat.

 

Dikatakan, bahwa Pemuda Panca Marga Provinsi Papua sudah menemui Kapolda Papua untuk memberikan dukungan,  agar Polri tetap menjaga situasi Kamtibmas di Papua.

Pemuda Panca Marga Provinsi Papua melakukan silaturahmi bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Albert Rodja, diruang Kapolda Papua, Jumat, 20 September 2019.. (ISTIMEWA)

“Kami juga berharap kepada  TNI / POLRI  tetap disiagakan terutama pada obyek-obyek vital dan sarana prasarana publik strategis, karena kami  tidak ingin agar Polri dan TNI kecolongan. Karena jumlah masyarakat tentu lebih banyak dari petugas keamanan. Jika terjadi sesuatu gangguan siapa yang bisa mengatasi? Maka untuk sementara ini kami anggap penambahan pasukan masih diperlukan,”  ujar Boy Markus Dawir.

 

Dirinya mengajak,  masyarakat bisa melaksanakan aktivitas dalam keadaan damai dan tetap menjaga kedamaian dalam Kota Jayapura serta tidak terhasut dengan hal – hal yang memprovokasi keadaan.

Pemuda Panca Marga Provinsi Papua melakukan silaturahmi bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Albert Rodja, diruang Kapolda Papua, Jumat, 20 September 2019.. (ISTIMEWA)

“Memang masih banyak yang terlihat cemas – cemas dengan kejadian kemarin, sehingga aparat keamanan harus selalu bersiaga dan bila perlu ditambah lagi untuk menjamin keamanan di Papua,” tuturnya.

Ditegaskan, jika ada pihak – pihak yang meminta aparat kepolisian dipulang kembali ke daerah asalnya, maka hal ini perlu dipertanyakan kepada yang bersangkutan, sebab semua masih dalam keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang harus memberikan jaminan keamanan kepada warga masyarakat.

“Oleh sebab itu, Pemuda Panca Marga Provinsi Papua mendukung langkah TNI/Polri menambah pasukan di Papua. Pasalnya selain untuk memastikan situasi benar-benar kondusif, penempatan pasukan di Papua untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat umum.

“Siapa yang bisa menjamin keamanan di Papua terutama juga kota strategis seperti Jayapura? Karena situasi bisa saja berubah kapan pun. Saat ini boleh saja sudah relatif terkendali tetapi ke depan belum ada jaminan akan terus aman. Jadi kami berikan dukungan adanya penambahan pasukan sampai situasi di Papua benar-benar aman,” ungkap  Boy Markus Dawir, yang juga Anggota DPR Papua ini. (*)