JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Aktivitas perkantoran di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua, saat ini dipastikan telah mulai kondusif dan berjalan sebagaimana mestinya.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Papua Kansiana Salle, pihaknya telah menginstruksikan pembersihan serta penggantian sejumlah alat kerja yang rusak.

Demikian pula untuk peralatan server (internet) yang rusak, sudah diganti dan dipindahkan ke gedung yang lain.

“Selama 15 hari pasca demo rusuh kita membersihkan ruangan yang terbakar lalu membenahi ruang yang masih bisa difungsikan. Awalnya kami kira sudah tidak bisa sama sekali difungsikan seluruh gedungnya”.

“Namun, karena lantai dua tidak terbakar, lalu panel listrik yang hangus bisa diganti serta kaca-kaca pecah pun telah diperbaiki, maka pekan berjalan ini kami semua sudah sudah bisa melaksanakan tugas perkantoran sebagaimana mestinya,” terang Kansiana di Jayapura, Rabu (18/9/2019).

Menurut dia, untuk masyarakat yang membutuhkan pelayanan Kominfo, dapat mengunjungi staf di lantai II kantor tersebut. Sebab seluruh ruangan di lantai I belum bisa dipergunakan.

Dia berharap perbaikan gedung Dinas Kominfo Papua bisa dialokasikan dalam dana APBD Perubahan maupun induk 2020 mendatang.

Sementara untuk barang inventaris perkantoran yang hilang, rusak maupun terbakar, telah dilaporkan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua.

Sebelumnya, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Muhammad Musa’ad mengimbau agar pelayanan kemasyarakatan oleh seluruh instansi, dapat terus berjalan meski terkendala penjarahan saat demo rusuh akhir Agustus lalu.

“Artinya, apa pun yang terjadi pelayanan kepada masyarakat mesti tetap berjalan. Memang situasi saat ini tidak memungkinkan bagi ASN di kantor gubernur untuk melakukan pelayanan”.

“Namun saya imbau kita untuk tetap berbenah sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa pulih kembali, sebagaimana yang diharapkan,” harap dia. (win)