JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pengacara Jean Janner Gultom S.Hi M.H dan Titus Tabuni SHi, menyampaikan Hormat dan apresiasi atas putusan sidang pemusyawaratan Majelis Hakim pengadilan Negri Nabire, yang sangat obyektif sesuai fakta persidangan di tahun 2019 ini. pada kasus penembakan pesawat Trigana dan kasus pencurian senjata pada tahun 2012 dan 2014, penangkapan pelaku tahun 2018-2019. Kamis(19/9/2019) Bangi Kopitiam Abepura Jayapura.

Pengacara/Advokat, Jean Janner Gultom S.Hi M.H, menangani kasus pencurian senjata senjata dengan kekerasan di Pos Pol Kulirik Distrik Mulia Puncak Jaya, 4 Januari 2014.

“Dinyatakan saudara Bondion Murib dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, di nyatakan bebas. Sementara Saudara Deki Enumbi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana primer, konsekuensi yuridisnya harus lah di bebaskan.begitu juga Paku Wanimbo secara dakwaan tidak terbukti, maka konsekwensinya terdakwa haruslah di bebaskan,”Katanya.

Jean menjelaskan, kasus kedua mengenai penembakan pesawat Trigana.

“Telah di ajukan dua orang terdakwa, atas nama Wemiles Wolong dan Adidas Enumbi. Amar putusan Majelis Hakim memutuskan bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, terdakwa dinyatakan di bebaskan, tidak terbukti melalukan penembakan Trigana Air. Sedangkan atas nama Adidas Wolong sampai saat ini masih dalam proses persidangan pengadilan Negri Nabire,” Ungkapnya,” Jelasnya.

Advokat, Titus Tabuni SHi, menyampaikan harapan dari hasil persidangan
“Menegaskan proses hukum adalah pembuktian, jaksa penuntut umum mengajukan dakwaan dalam persidangan tapi tidak mampu membuktikan dakwaannya.Harapan kami, kita tidak bisa tempat penegakan hukum untuk tujuan tertentu,”Harapnya.

Yang menjadi pertanyaan kedua Advokat ini adalah kenapa pelaku tidak di proses oleh kepolisian, sampai ke pengadilan, padahal kejadian 2014, hilangnya 8 pucuk senjata bukan persoalan kecil, berharap pihak aparat benar-benar memproses pelaku, bukan memproses yang sama sekali tidak terlibat dalam pencurian senjata. Penyidik harus obyektif melakukan penyelidikan.(Fransisca/lintaspapua.com)