KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Dalam ramgka menanamkan karakter pemimpin dan juga mulai membentuk pemimpin dimasa depan maka Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Keerom menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pemuda/i yang ada di Keerom.

Kabid Kepemudaan Dispora Keerom, Dian N Wellip, SPd, MSi, mengemukakan bahwa kegiatan LDK yang digelar selama 3 hari beberapa waktu lalu memang dimaksudkan agar bisa mencetak dan menanamkan jiwa kepemimpinan bagi pemuda/i yang ada di Keerom.

‘’Latihan dasar kepemimpinan yang kami gelar kali ini diikuti pemuda/i dari beberapa organisasi kepemudaan baik dari pemuda dari beberapa denominasi gereja seperti dari PAM GKI, Pemuda Katholik atau dari kategorial OKP seperti dari KNPI, OSIS dan organisasi kepemudaan lainnyaa yang kita undang,’’ungkapnya kepada LPC belum lama ini di Arso Swakarsa.

Ia menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menanamkan jiwa patriotisme dan karakter kepemimpinan. ‘’Mereka inilah calon pemimpin bangsa ini kedepan, dan karakter serta jiwa kepemimpinan ini tumbuh dimulai oleh mereka sejak memimpin organisasi terkecil yang mereka lalui, apakah di pemuda gereja, masjid, OSIS, KNPI atau lainnya,’’ujarnya lagi.

Ia menambahkan bahwa dalam acara pembukaan LDK, Kepala Dispora Keerom, Sukadi, SPd, MMPd, mengemukakan paparan tentang manajemen kepemimpinan yang dicontohkan dari organisasi pemerintah dalam hal ini, Dispora Keerom.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan tentang pilar organisasi dan fungsi serta kerja bidang-bidang tersebut. Karena tentunya ada perbedaan antara organisasi kepemudaan atau organisasi social kemasyarakatan dengan organisasi pemerintahan, namun dalam hal kepemimpinan dan manajemen kepemimpinan tentunya hal tersebut bisa dijadikan contoh atau acuan.

Dalam kegiatan LDK ini, para peserta mendapatkan beragam materi tentang manajemen kepemimpinan, jiwa serta karakter kepemimpinan, prilaku organisasi dan materi lain yang sesuai dengan LDK. Materi disampikan dari Kadispora Keerom dan pemateri lain.

Pada kesempatan akhir, para peserta diajak melakukan visitasi ke organisasi pemerintahan yaitu Dispora Keerom, untuk membandingkan perbedaan antara organisasi pemerintahan dengan organisasi yang mereka geluti baik di sekolah, gereja maupun organisasi kepemudaan lainnya.(arief/LPC)