JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat BPJS Kesehatan, C. Falah Rakhmatiana, saat memulai kunjungan kerjanya di Kabupaten Sarmi didampingi oleh Kepala BPJS Cabang Jayapura, Djamal Ardiansyah, yang membawahi 9 kabupaten termasuk Sarmi.

Bupati Sarmi, Eduard Fonataba didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr.Zadrak Tewernuss dan Kepala Dinas Sosial Benony Rechuel Wafumilena menyambut dengan baik Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat bersama Tim yang datang khusus meninjau Kampung Tamar Sari, SP V Bonggo Timur sebagai satu satunya kampung yang ditetapkan sebagai Desa JKN di tanah Papua yang mewakili Provinsi Papua dan Papua Barat di tingkat nasional, Jumat, (13/09/2019).

“Sejumlah informasi kebijakan strategis daerah juga dikemukan termasuk kebijakan daerah dalam layanan kesehatan dan jaminan social,” ungkap Fonataba.

Sementara itu harapan mendasar dalam jaminan kesehatan disampaikan C. Falah Rakhmatiana kepada Kepala Daerah Sarmi antaranya juga berharap prestasi kampung Tamar Sarmi dapat ditularkan ke kampung lain di Sarmi dalam hal bergotong royong untuk membiayai iuran jaminan kesehatan masyarakatnya.

“Kami dari BPJS Kesehatan mengucapkan apresiasi yang sangat tinggi kepada pemerintah daerah dalam mendukung Program JKN-KIS. Terbukti dengan salah satu Kabupaten Sarmi yaitu Desa Tamar Sari menjadi percontohan desa JKN. Diseluruh Indonesia hanya ada 19 Desa. Hal ini sangat penting untuk ditularkan ke desa-desa lainnya, intinya harapan kami sebenarnya desa JKN ini dapat ditiru,” tutur Falah.

Sebelum kembali ke Jayapura, Falah berkesempatan langsung meninjau Desa JKN dan disambut baik oleh Kepala Kampung, Yusro, Babinsa Tamar Sari, Ketua TP PKK, dan Bamuskam, Kepala Puskesmas, Kepala Distrik Bonggo Timur, dan Kepala Dinas Sosial kabupaten Sarmi bertempat di Balai Kampung SP-V.

“Kami bangga dan terima kasih atas kunjungan Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat BPJS Kesehatan dan rombongan di Bonggo Timur dan berharap masyarakat Bonggo Timur seluruhnya dapat menerima dan dimanfaatkan dengan baik bila berobat ke fasilitas kesehatan,” ujar Kepala Distrik Bonggo Timur, Gwendyd Y Wendiri. (Fransisca / lintaspapua.com)