kKepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 14 Papua dan Papua , Barat, Suriel Mofu, kepada LintasPapua.Com, Rabu 11 September 2019. (Richard Mayor)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Mahasiswa asal Papua yang tenggah menjalani studi di wilayah Nusantara Indonesia, berbondong-bondong meningalkan kota studi mereka, dan kembali ke Papua. Mendapat tanggapan dari LLDIKTI Wilayah 14 Papua dan Papua Barat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 14 Papua dan Papua , Barat, Suriel Mofu  mengatakan pihaknya menyangkan mahasiswa Papua yang meninggalkan tempat studi dan kembali ke Papua.

“Apalagi kepada mahasiswa yang sudah berstudi tujuh tahun dikampus asalnya, maka akan menyulitkan dirinya sendiri dan kampus di Papua yang menerimanya. Karena setiap perguruan tinggi memberlakukan batas waktu studi yang mengatur soal transfer mahasiswa dari kampus awal ke kampus tujuan,” ujar kepada LintasPapua.Com  Rabu, 11 September 2019.

 

Sementara mahasiswa yang masih semester tiga, mereka dapat diterima dan mengulang dari semester pertama, di kampus tujuan di Papua yang menerima mahasiswa itu.

“Kami menyangkan mahasiswa Papua yang sudah meninggalkan tempat studi mereka, dan kembali ke Papua. Kami berharap kepada mahasiwa Papua yang masih ada di kota studinya, agar tetap melanjutkan studinya”, kata Kepala LLDIKTI Wilayah 14 Papua-Papua Barat, Suriel Mofu.

 

Kepala LLDIKTI  mengatakan,  bahwa  lembaga pendidikan tinggi memiliki aturan-aturannya sendiri, kendatipun sistim tranfer adalah sesuatu yang wajar, namun akan dilihat rekam akademik mahasiswanya.

 

Apakah sudah melewati masa studi, ataukah belum. Jika belum melewati masa studi, maka mahasiswa itu bisa diterima di kampus tujuan. Dan jika sudah melewati masa studinya, maka mahasiswa itu tidak diterima di kampus tujuan.

 

Jika mahasiswa itu tetap mau di kampus tujuan itu, maka mahasiswa itu harus kuliah ulang dari semester satu.

“Aturan pendidikan tinggi sangat ketat dalam menerima mahasiswa lewat jalur transfer, dengan melihat rekam jejak  akademik mahasiswanya itu,” jelas Suriel Mofu. (Richard Mayor)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here