JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Usai demo anarkis di kota Jayapura seluruh kegiatan PT TASPEN (persero) cabang Jayapura berangsur normal kembali walaupun sempat mengevakuasi 12 pegawai ke kantor Pusat PT TASPEN (persero) Makassar untuk tetap melaksanakan oprasional secara normal maupun online.

PT TASPEN Cabang Jayapura tetap membuka pelayanan dilayani 6 orang pegawai yang tidak bersedia di evakuasi mengunakan pintu samping. keterangan di sampaikan langsung oleh Kepala PT TASPEN (persero) cabang Jayapura di hadapan wartawan, Selasa(10/9/2019) Kantor PT TASPEN Abepura Jayapura

Kepala kantor PT TASPEN (persero) kantor cabang Jayapura, Mulat Budianto, mangatakan dampak dari demo anarkis, kerusakan(kaca kantor yang pecah) di tangung sepenuhnya oleh pihak asuransi.

“Kalau kerugian belum di tafsir, kami masih koordinasi dengan pihak vendor dalam rangka perbaikan termasuk dengan Jasindo, intinya kalau kami secara kerugian materil karena ada asuransi, ada tercover,” Katanya.

Mulat ungkapkan alasan evakuasi beberapa pegawai PT TASPEN (persero) kantor cabang Jayapura yaitu faktor keselamatan.

“Yaitu alasannya keselamatan jiwa yang nomor satu, Secara manusia, was-was pasti ada, tapi kita layani seperti sedia kala, pada hari itu(saat demo berlangsung) kami tetap membuka pelayanan kepada pensiun. Saya cuman satu malam saja di Makassar, kemudian kita backup Polisi Brimob,”Ungkapnya.

Kemudian Mulat juga menyampaikan sempat menutup layanan PT TASPEN (persero) kantor cabang Jayapura pasca demo anarkis.

“Kita tutup hari Jumat saja(satu hari setelah demo anarkis 30 Agustus 2019) Senin-Selasa kita pelayanan terbatas, kemudian Rabu seterusnya sudah pelayanan normal, seperti kondisi pelayanan sehari hari,” tandasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)