JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – PT Pertamina (Persero) menyalurkan bantuan LPG dan sembako melalui posko pengungsi di Mako Lantamal X, Kota Jayapura pada Selasa, 3 September 2019.

Bantuan tersebut langsung diberikan oleh Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII, Brasto Galih Nugroho, melalui Kepala Dapur Umum Posko Pengungsi Mako Lantamal X, Victor Hutabarat, kepada sekitar 62 orang pengungsi korban terdampak demo anarkis yang terjadi di Jayapura pada hari Kamis (29/8) pekan lalu.

Pekan lalu jumlah pengungsi pernah mencapai sekitar 9852 orang dan saat ini terdapat 62 orang yang sebagian besar merupakan warga Entrop yang kehilangan tempat tinggal akibat terbakar pada kerusuhan lalu.

Bantuan yang diberikan terdiri dari 100 Kg beras, 40 kardus air mineral, 120 buah-buahan segar (semangka dan melon), 1 unit mesin pompa air bersih, serta 10 tabung LPG 12 Kg untuk keperluan dapur umum posko pengungsi.

“Bantuan yang diberikan hari ini merupakan upaya agar beban warga yang terdampak demo anarkis di Jayapura pekan lalu dapat berkurang dan dapat beraktivitas normal kembali,” terang Brasto.

Viktor mengungkapkan apresiasinya kepada Pertamina, “Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina, atas bantuan ini sehingga para pengungsi tidak kesulitan bahan makanan dan air bersih.”

Pertamina berharap agar bantuan yang diberikan dapat meningkatkan psikologis warga bahwa korban terdampak tidak sendirian dalam menghadapi musibah. Ada banyak pihak yang bersama-sama berusaha meringankan beban yang dipikul.

“Inti dari Pertamina Peduli adalah kami duduk bersama mereka, membantu meringankan beban mereka, bantuan yang diberikan bermanfaat bagi mereka serta aktivitas perekonomian dan sosial kembali seperti semula,” tambahnya.

Di hari yang sama, Pertamina turut serta dalam kegiatan kerja bakti kebersihan kota yang dilaksanakan di Terminal Baru Entrop hingga Pelabuhan Jayapura. Kerja bakti ini dilaksanakan dalam rangka pemulihan dan penataan kembali Kota Jayapura.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Pertamina tidak lepas dari perannya sebagai Agen Pembangunan Negara. Dalam hal ini, pemberian bantuan ini merupakan bagian dari tugas Pertamina selain tugas-tugas pokoknya mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri dan berpartisipasi bagi kemajuan bangsa.  (Fransisca  / Comrel MOR 8)