JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kota Jayapura mengeluarkan instruksi Walikota No.1 Tanggal 1 tahun 2019 himbauan bagi pasar modern untuk tidak menyediakan kantong plastik saat berbelanja.

Hal ini sebagai teladan pemerintah Kota Jayapura tidak mengunakan gelas atau botol sekali pakai di setiap kegiatan. dinas lingkungan hidup dan PERINDAKOP Kota Jayapura selaku motor pengerak kebersihan Kota Jayapura tidak berhenti disini, akan terus berkarya menangulangi pengunaan plastik sekali pakai, hal ini di sampaikan secara terpisah, Kantor Walikota Jayapura, Selasa(20/8/2019) pekan kemarin.

Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM mengapresiasi seluruh masyarakat Jayapura yang sudah melakukan instruksi walikota.

“Saya mengucapkan terimakasih, di kantor-kantor, Organisasi kemasyarakatan sudah mengikuti instruksi Walikota, mereka tidak lagi mengunakan plastik, dalam berbelanja, Sudah pakai noken, keranjang,dalam rangka mengurangi sampah plastik, dalam kegiatan Sudah mengunakan galon dan gelas kertas,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Ir. Ketty Kailola, M.Si , saat diwawancara. (Fransisca / lintaspapuacom)

Instruksi Walikota mengutakaman perspektif budaya, di laksanakan Dinas lingkungan hidup bekerjasama dengan dinas PERINDAKOP Kota Jayapura, Kata Kepala DLHK Kota Jayapura, Ketty Kailola, pada peringatan 17 Agustus 2019.

“Sejak tahun 2016 sudah melakukan pengurangan pengunaan plastik, untuk Indonesia ada dua perspektif Papua dan Banjarmasin, kalau di Banjarmasin mengunakan keranjang, kalau Papua perspektif Noken, kita angkat perpektif budaya, menjadikan plastik berkurang, neraca sampah berkurang. Kita akan tetap tertibkan sampai ke pasar bersama Kadis PERINDAKOP,” katanya.

Kepala Dinas Perindagkop Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, saat memberikan keterangan kepada media. (Fransisca / lintaspapua.com)

Sementara itu,   Kepala Dinas Perindagkop Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, bersama tim melakukan Sosialisasi terlebih dahulu ke pasar modern dan pasar tradisional tahun ini.

“Kami intens bekerjasama dengan dinas lingkungan hidup dan kebersihan soal pengunaan kantong plastik. Instruksi Walikota tahun 2019, kita lakukan Sosialisasi di tahun 2018,berupa surat pemberitahuan, juga Sosialisasi bagi pedagang kita, terutama pasar modern. Tahun ini kami khusus ke pasar tradisional,” ungkapnya. (Fransisca/lintaspapua.com)