JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Irham Wairohan, S.Sos., memimpin acara tradisi korps penerimaan Prajurit baru (Tamtama Remaja) yang mendapatkan penugasan di satuan-satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih.

Sebanyak 230 orang prajurit muda lulusan Secata TA. 2019 mengucapkan Ikrar Kesetiaan sebagai Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih “Ksatria Pelindung Rakyat”.
Sebanyak 230 orang prajurit muda lulusan Secata TA. 2019 mengucapkan Ikrar Kesetiaan sebagai Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih “Ksatria Pelindung Rakyat”.

Sebanyak 230 orang prajurit muda lulusan Secata TA. 2019 mengucapkan Ikrar Kesetiaan sebagai Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih “Ksatria Pelindung Rakyat”.

Hal ini disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih,i  Letkol Cpl Eko Daryanto, SE, M.Si., dalam keterangannya yang diterima lintaspapua.com  di Jayapura.

Pada kesempatan acara tradisi korps tersebut Kasdam membacakan amanat Pangdam XVII/Cenderawasih dihadapan 230 prajurit-prajurit muda yang juga dihadiri oleh seluruh Asisten Kasdam, Sahli Pangdam, LO AU dan AL, Dansat/Kabalak jajaran Kodam XVII/Cen serta beberapa perwakilan Perwira, Bintara dan Tamtama Satker Kodam XVII/Cenderawasih.

“Tradisi penerimaan warga baru merupakan salah satu upaya untuk menanamkan rasa kebanggaan dan kecintaan serta tanggung jawab kepada satuan dimana kita bertugas,” terang Kasdam.

Selain itu, Dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam XVII/Cenderawasih, Pangdam mengucapkan Selamat datang dan Selamat bertugas di Kodam XVII/Cenderawasih, Ksatria Pelindung Rakyat. “Berbanggalah karena Kalian adalah prajurit yang terbaik dan terpilih yang mendapat penugasan di wilayah paling timur Indonesia, kerahkan semua kemampuan dan berbuat yang terbaik untuk mengawal, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” tambahnya.

Disamping itu, Papua merupakan wilayah yang sangat luas dengan geografi yang cukup ekstrim, cuaca yang sulit diprediksi dan masih adanya kelompok separatis bersenjata yang sering kali melakukan aksi gangguan keamanan dan aksi teror.

“Oleh karena itu, saya menekankan bahwa Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih dituntut selalu waspada, berlatih dan siap melakukan tugas yang mengandung risiko bahkan resiko kehilangan nyawa,” jelas Pangdam dalam amanat tertulisnya.

Selanjutnya Prajurit-prajurit muda akan mengisi satuan-satuan yang tergelar di jajaran Kodam XVII/Cenderasih guna memenuhi komposisi personil satuan-satuan Tempur, Satbanpur dan Satbanmin serta Satkowil. Di akhir amanat Kasdam berpesan “Papua tidak terlepas dari kondisi budaya dan adat istiadat, jangan pernah menyakiti dan merugikan rakyat sekecil apapun dalam bentuk apapun”. ungkap Kasdam. (Fransisca / Pendam XVII Cenderawasih)