SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Upacara peringatan HUT Ke-74 Republik Indonesia, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura , gunung merah Sentani, berlangsung khidmat. Sejumlah masyarakat ikut hadir menyaksikan upacara peringatan kemerdekaan tingkat Kabupaten Jayapura tersebut.

 

Sejak pagi , Sabtu (17/8/2019), ratusan peserta upacara terdiri dari anggota TNI, kepolisian, pegawai negeri sipil, pelajar dan unsur lainnya berbaris rapih di lokasi upacara.

 

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw.,SE.,MS.i., bertindak selaku Inspektur Upacara, Para tamu undangan mulai dari Lanud Silas Papare Jayapura, Batalion Raider Yonif 751, Rindam XVII Cenderawasih,Polres Jayapura, Basarnas dan sejumlah tamu undangan lainnya juga hadir untuk mengikuti upacara tersebut.

 

Pada 17 Agustus 2019, setelah menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Pengibaran Sang Merah Putih , Bupati Jayapura Secara simbolis berikan penghargaan kepada 11 Atlet asli Kabupaten Jayapura yang telah berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, termasuk melepas kirab kendaraan Merah Putih Canvas Vespa Club Indonesia.

 

Usai Upacara, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, mengatakan Sesuai arahan Presiden RI. Ir.H. Joko Widodo., Fokus pemerintah saat ini  lebih mengedepankan kerja keras, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mengakselerasi percepatan pembangunan di segala bidang.

 

Jelasnya, tanah papua dengan letak geografis dan medan yang berat serta budaya dan kebiasaan masyarakat setempat dilihat dari sejarah panjang sangat lama terisolasi dengan dunia luar, ini merupakan tantangan berat dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk berakselerasi dengan pembangunan sekarang.

 

“Agar Papua bisa lebih cepat dengan imbangi kemajuan yang ada, karena itu otsus sebenarnya untuk akselerasikan itu, nah ini menjadi tantangan kita. tidak semudah itu kita  mencapai target-target itu,” ungkap mathius.

 

Karena itulah, pemerintah Kabupaten Jayapura sedang menggagas upaya pendekatan-pendekatan pembangunan kepada masyarakat dengan tidak mengabaikan kearifan lokal masyarakat setempat yang telah terpelihara sejak dahulu, dengan harapan masyarakat mampu dan bisa bertanggung jawab membangun masa depannya.

 

“Kita terus akan dorong dengan pendekatan pembangunan saat ini dan Distrik akan jadi pusat pemberdayaan, pusat data, informasi dan pusat pelatihan. Sehingga ada persoalan di kampung bisa terselesaikan di tingkat bawah, termasuk kesehatan dan pendidikan,”terang, Mathius.

 

Mathius Awoitauw, menambahkan, dengan diberikannya kewenangan lebih pada tingkat Distrik, akan memudahkan penyelesaian pada tingkat bawah, tanpa harus mengajukan lagi ke tingkat atas dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 

“Jadi tidak perlu lagi urusan terlalu banyak di kabupaten, tetapi distrik sudah bisa selesaikan seperti ketersediaan guru termasuk proses kegiatan belajar agar tetap lancar juga memperhatikan segala fasilitas yang ada,” ungkapnya.

 

Harapan Pemerintah Kabupaten Jayapura, anak sekolah dasar pada kelas 3 dan 4 semuanya wajib mampu baca tulis dan menghitung, serta anak wajib bersekolah.S

Sebagai upaya peletakkan dasar yang kuat dengan menyediakan pendidikan bermutu, dengan begitu setelah naik kejenjang lebih tinggi anak telah miliki dasar kuat dalam menghadapi persaingan. (Irf)