Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura, Tedd Suebu, saat diwawancara. (Irfan)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Dua kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Jayapura yang selama ini menjadi sebuah tontonan menarik dari publik di kabupaten ini, tetapi juga publik di Provinsi Papua maupun ditingkat nasional.

Berbagai macam dinamika kepemudaan di kabupaten tertua di Wilayah Adat Tabi alias Negeri Matahari Terbit ini menjadi buah bibir berbagai kalangan, mulai dari kalangan masyarakat, buruh, politisi, profesi dan pemerintah sampai dengan saat ini.

Ditengah carut-marutnya persoalan pemuda, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayapura hadir dengan menawarkan langkah-langkah penyatuan. Tidak tanggung-tanggung pemerintah daerah melalui Kepala Daerah telah memanggil semua komponen pemuda untuk hadir dan menyatakan diri untuk bersatu.

Namun sayang, seribu sayang. Pertemuan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura belum lama ini dengan agenda penyatuan kandas di tengah jalan, akibat tidak hadirnya salah satu kubu yang mengklaim menolak pertemuan tersebut.

Kendati demikian, upaya penyatuan terus di gelorakan oleh sejumlah kelompok pemuda netral dan pemerintah daerah. Hingga akhirnya, salah satu kubu telah melalukan Musyawarah Daerah (Musda) dan memilih ketua yang baru guna menggantikan ketua yang lama.

Sementara kubu yang satunya, kini sedang mempersiapkan diri untuk melakukan Musda serupa seperti yang telah dilakukan oleh kubu lain guna memilih Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura yang akan menahkodai KNPI dalam mengarungi perjalanan kedepan.

“Kawan-kawan disebelah dibawa pimpinan Bung AGW telah melaksanakan Rapimkab dan Musda, sedangkan kami telah merencakan untuk pelaksanaan musda pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2019. Nah, setelah Musda lalu kita membahas terkait upaya penyatuan pemuda KNPI di Kabupaten Jayapura,” ujar Ketua KNPI Kabupaten Jayapura, Tedd Suebu kepada media saat diwawancara di Pendopo Adat (Obhe) Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/08) kemarin sore.

Tedd Suebu menjelaskan, berdasarkan hasil pembicaraan atau kesepakatan bersama saat Rapimkab beberapa waktu lalu. Bahwa pihakhya dan semua potensi pemuda di Kabupaten Jayapura mempunyai itikad baik atau niat baik, untuk bersatu kembali dalam organisasi pemuda KNPI Kabupaten Jayapura.

“Ada beberapa alternatif yang ditawarkan, yakni kedua kubu KNPI yang ada ini baik dari kubu bung AGW hingga turunannya ke Kabupaten Jayapura maupun kubu bung Martinus Werimon yang turunannya ke Kabupaten Jayapura yang kami pimpin ini akan duduk bersama untuk membahas penyatuan KNPI Kabupaten Jayapura,” sebutnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dua alternatif atau opsi tersebut adalah kedua kubu ini pasca masig-masing melakukan Musda, dapat dilebur lalu membentuk satu struktur kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Jayapura. Atau KNPI dua kubu ini ditangani oleh KNPI Provinsi Papua dibawa komando bung AGW, selanjutnya dibuat Musda gabungan untuk dua kubu KNPI ini bersama-sama memilih ketua.

“Dari dua alternatif atau opsi tersebut minimal ada satu yang dipilih guna menuju pada penyatuan. Dengan demikian, maka segala perbedaan selama ini dapat ditinggalkan dan kita bersatu maju dalam satu wadah KNPI kedepan,” tukasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here