Markum : Hasil Kejurnas IRR di Tegal, Sinyal Positif Menuju Prestasi PON

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Pengda Ikatan Sports Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi Papua dibawah pimpinan Muh. Markum, SH, MH, MM, terus menyiapkan pebalap-pebalap sepedanya menuju gelaran PON XX di Papua Tahun 2020 mendatang. Persiapan-persiapan spartan yang dilakukan kini mulai menampakkan hasilnya, menyusul hasil hasil Kejurnas Balap Sepeda di Tegal awal bulan agustus ini.

Ketua Umum ISSI Papua yang juga Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, mengemukakan dari beberapa iven yang telah diikuti maka hasil Kejurnas Balap Sepeda di Tegal khususnya di nomor Individual Road Race (IRR) Criterium untuk kategori junior atlet Papua meraih juara I, atas nama Prasetyo Nur Firdaus, yang berhasil mengalahkan atlet lain dari Jateng, Bekasi, Jawa Timur dan daerah lainnya.

‘’Kita bersyukur tentunya hasil Kejurnas Balap Sepeda di Tegal (3-4/8) khususnya di nomor IRR Junior, atlet kita berhasil meraih juara I, ini tentunya sudah mulai menunjukkan hasil dari beberapa kejuaraan yang kita ikuti baik skala nasional maupun regional yang digelar di Indonesia,’’ungkapnya kepada Lintaspapua.com, kemarin.

Ia menilai bahwa hasil yang diperoleh ini merupakan sinyal positif untuk terselenggaranya PON XX khususnya cabang balap sepeda yang mana Kabupaten Keerom menjadi tempat atau venue olahraga adu gowess tersebut.

‘’Dengan hasil ini menambah semangat kita untuk menyiapkan atlet kita agar bisa lebih meraih hasil yang baik di PON nanti. Seperti yang disampaikan Gubernur Papua, agar PON XX menjadi sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi bagi Papua. Kita akan berjuang maksimal untuk itu,’’pesannya.

Sementara itu Sekretaris ISSI Papua, Bambang Suhartawan, pada kesempatan terpisah menyampaikan bahwa support bagi atlet balap sepeda Papua menuju PON XX oleh Ketua Umum ISSI memang sungguh positif.

‘’saat ini kita siapkan balap sepeda sebanyak 33 atlet, namun ini masih akan kita lakukan seleksi menjadi yang paling qualified, karena ini menyangkut pembiayaan cukup berat. Apalagi dana dari KONI Papua masih minim hingga saat ini. Namun kami telah melakukan presentasi ke KONI melalui tim penilai program dan mendapat nilai B, berarti siap akan diberikan bantuan, ini yang kita tunggu,’’lanjutnya.

Hal ini pun disampaikan Ketua Harian ISSI Papua, Thoni Were, menurutnya dukungan dana dari KONI Papua untuk pembinaan atlet ISSI sangat diperlukan pihaknya. ‘’Pembinaan yang kita lakukan saat ini termasuk training berjalan di Sumedang dan di Jayapura. Juga keikutsertaan atlet pada beberapa iven balap sepeda, adalah dengan dana dan alat yang semuanya dalam keterbatasan, maka kami sangat berharap dukungan KONI terhadap atlet-atlet kami,’’pesannya.(arief/lintaspapua.com)