Unicef bersama Bhayangkari Daerah Papua mensosialisasikan pin polio pada acara car free day di depan Kantor Gubernur Papua, Jalan Soa Siu, Dok II Jayapura, Sabtu, 10 Agustus 2019. (Gracio / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Unicef bersama Bhayangkari Daerah Papua mensosialisasikan pin polio pada acara car free day di depan Kantor Gubernur Papua, Jalan Soa Siu, Dok II Jayapura, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Child Survival and Development (CSD) specialist unicef Papua, Ratih Wulandaru mengatakan, kegiatan olahraga bersama sekaligus mengkampanyekan imunisasi polio agar anak-anak dari umur 0-15 tahun di seluruh wilyah Papua bisa terlindung dari penyakit polio.

“Kami ingin melalui gerakan positif ini bisa disebar luaskan untuk dilakukan imunisasi polio untuk melindungi anak-anak kita terhadap resiko tertular dari penyakit polio,” harapnya.

“Kami takut penyakit polio yang bisa menyebabkan lumpuh layu ini bisa menyerang anak-anak, sehingga melalui kegiatan-kaegiatan seperti ini unicef akan mengkampanyekan terus,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selama bulan Agustus dimana pada tiap hari car free day unicef akan terus melakukan sosialisaai bersama Bhayangkari Daerah Papua, Dinkes Papua dan mitra unicef.

“Pada bulan agustus kami akan terus mengkampanyekan pentingnya imunisasi polio. Jadi kegiatan car free day akan disambung dengan kegiatan pembangunan pada 13-15 Agustus 2019 di GOR Waringin dan puncaknya pada 17 Agutus malam dan disitu kami akan mengkampanyekan imunisasi polio,”jelasnya.

Ratih berkeinginan agar semua masyarakat yang hadir pada kegiatan ini membantu menyebar luaskan informasi terkait pentingnya imunisasi polio.

“Kami juga berharap ini bisa ditiru di setiap kabupaten yang mengadakan kegiatan olahraga bersama sekaligus mengkampanyekan imunisasi polio.

Dalam kesempatan itu juga, pengurus Bhayangkari dr. Ibu Syahruni Mappaodang, mengatakan penyakit polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio yang disebut juga (AFP), yang dapat menyebabkan cacat permanen bahkan menimbulkan kematian.

“Subbin polio putaran ke dua ini telah dilaksanakan tahun 2019 karena baru-baru ini telah di temukannya KLB polio di Yahukimo. Kegiatan ini adalah promosi Pin polio untuk digunakan mencapai cangkupan imunisasi polio sampai dengan 15 persen ke atas di seluruh wilayah Provinsi Papua,” katanya.

Sehingga diharapkan, keluarga besar Polda Papua dan seluruh masyarakat Papua agar membawa anaknya yang berumur 0-15 tahun ke puskesmas terdekat atau rumah sakit terdekat agar diberikan imunisasi polio sebanyak 2 kali. “dalam kurun waktu 3 bulan dari pemberian pertama dan imunisasi polio ini diberikan secara gratis,” tandasnya. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here