KEEROM (LINTAS PAPUA) – Sebanyak 10 Sekolah Dasar di tiga distrik di Kabupaten Keerom mengikuti olahraga rekreasi / tradisional, yaitu permainan batu sepuluh. Permainan yang termasuk kategori olahraga rekreasi ini diperkenalkan dan dilombakan kembali kepada siswa/i SD di Keerom agar anak-anak kembali bermain dan bergiat dengan kegiatan fisik dan tak terfokus pada benda-benda seperti gadget.

Tampak kegiatan turnamen batu sepuluh di Keerom, belum lama ini. (Arif/LPC)
Tampak kegiatan turnamen batu sepuluh di Keerom, belum lama ini. (Arif/LPC)

Kegiatan turnamen digelar selama 4 hari sejak tanggal 6 hingga 9 Agustus, kemarin. Kepala Dispora Keerom, Sukadi, SPd, MMPd, membuka kegiatan tersebut di Gedung Pramuka, Arso swakarsa. Pada kesempatan tersebut ia berharap permainan batu sepuluh bisa kembali menggerakkan dan menyehatkan anak-anak usia sekolah SD yang ada di keerom.

‘’Kita tahu bahwa permainan batu sepuluh seperti ini sebelumnya telah dikenal oleh anak-anak usia sekolah di Indonesia. Namun perkembangan gadget saat ini membuat mereka melupakn hal tersebut. Kita harap ini akan kembali menjadi permaian favorit anakanak kita sekarang,’’ujarnya.

Menurutnya akan banyak manfaat dari permainan tersebut bagi anak-anak. Terutama tentu saja sehat, juga ada unsur kerjasama tim dan lainnya. ‘’Ini permainan kelompok, sehingga ada kebersamaan yang terjalin diantara para peserta, dan tentunya menumbuhkan rasa solidaritas, sportivitas dan kebersamaan,’’tukasnya.

Adapun hasil lomba kali ini adalah untuk juara kelompok pria, juara I. SD Inpres 2, Arso II. Juara II. SD Inpres PIR I. Juara III. SD Inpres Arso XI. Sedangkan tampil di kelompok wanita, Juara I. SD Inpres Arso X. Juara II. SD Inpres Yowong, dan Juara III. SD Inpres 2, Arso IV. (arief/lintaspapua.com)