Bimtek “Sistem Informasi Kepegawaian E-Lapkin dan SKP” Resmi Ditutup

0
868
Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timotius Demetouw sedang menabuh tifa tanda ditutupnya secara resmi pelaksanaan Bimtek Sistem Informasi Kepegawaian (E-Lapkin dan SKP) bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, di Aula Lantani II Kantor Bupati Jayapura, Kamis (08/08/2019). (Irfan)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kepegawaian (E-Lapkin dan SKP) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jayapura yang bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura Gunung Merah, ditutup secara resmi oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timothius J. Demetouw.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., Rabu (7/8/2019) kemarin lalu, dan pada hari Kamis (8/8/2019) kemarin pula kegiatan ini secara resmi berakhir pada siang hari dengan berbagai kegiatan dan materi.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timothius J. Demetouw mengatakan, berdasarkan surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Republik Indonesia Nomor : B/ 2810/ 2016 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) disebutkan bahwa pejabat pembina kepegawaian, baik pusat dan daerah wajib melaporkan hasil penilaian prestasi kerja PNS kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sebagai evaluasi terhadap penilaan prestasi kerja.

“Kemudian ditindaklanjuti oleh BKN melalui surat edaran Kepala BKN Nomor : K 26 butir 3 yang menyebutkan, bahwa pelaporan prestasi kerja PNS mulai tahun 2016 sudah harus menggunakan aplikasi E-Lapkin atau laporan kinerja secara elektronik,” jelas Timothius Demetouw.

Dikatakan, Sisteim informasi kepegawaian memiliki data berupa aplikasi yang digunkaan untuk melaporkan dan mengontrol kiner PNS. Aplikasi tersebut adalah E-Lapkin yang digunakan oleh setiap insatansi yang memiliki kewajiban melaporkan hasil kinerja PNS kepada BKN.

Menurutnya, alipkasi E-Lapkin yang dapat membantu atasan langsung untuk menilai kinerja pegawai, baik harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Melalui aplikasi-aplikasi tersebut akan diketahui peta kinerja PNS di seluruh Indonesia yang menjadi dasar dalam melakukan pembinaan dan mengontrol kinerja pegawai sesuai kewenangan BKN.

“Dengan terlaksananya kegiatan Bimtek selam dua hari ini, saya berharap semua peserta yang telah mengambil bagian sudah mendapat bekal pengetahuan yang cukup tentang sistem infomasi kepegawaian dan apabila saudara kembali ke perangkat daerah (PD) masing-masinig bisa mempraktekannya kembali apa yang diterima selama mengikuti kegiatan Bimtek ini,” harapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Panitia Bimtek yang juga sebagai salah satu Kepala Bidang di BKPSDM Kabupaten Jayapura, Jhoni Hokoyokhu menyebutkan, bahwa jumlah peserta sejak hari pertama hingga hari kedua ini adalah sebanyak 82 orang dari target 112 orang.

“Seluruh peserta Bimtek dapat mengikuti kegiatan dengan baik mulai dari awal sampai selesai. Dalam kesempatan Bimtek yang telah berlangsung dua hari tersebut, kami panitia perlu menyampaikan kepada bapak Bupati bahwa kegiatan Bimtek telah ada kesepakatan dari pihak penyelenggara dan juga oleh seluruh Kasubag Kepegawaian mengenai batasan waktu penyelesaian E-Lapkin di masing-masing OPD,” sebutnya.

Lebih lanjut Jhoni menegaskan, adapun ketentuan batas waktu adalah sebagai berikut. Bahwa bagi OPD yang jumlah pegawainya diatas 100 orang, maka batasnya sampai dengan tanggal 15 September mendatang, sedangkan bagi OPD yang jumlah pegawainya dibawa 100 maka batas waktunya sampai tanggal 30 Agustus 2019.

Dengan demikian, pihak penyelengara dalam hal ini BKPSDM Kabupaten Jayapura menyampaikan kepada Bupati bahwa apa yang telah disepakati menjadi komitmen bersama unruk ditindak lanjuti setelah semua Kasubag Kepegawaian OPD menyampaikan laporannya kepada pihak BKPSDM. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here