5000 Bibit Mangrove Ditanam Pada Tanjung C’Beery

0
189
Dalam rangka gerakan peduli mangrove, pemulihan Das dan Kampung sejahtera serta memperingati hari konservasi alam Nasional Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) melaksanakan penanaman 5.000 bibit mangrove di Tanjung C'Beery, Kota Jayapura, Papua. (Humas Polda Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka gerakan peduli mangrove, pemulihan Das dan Kampung sejahtera serta memperingati hari konservasi alam Nasional Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) melaksanakan penanaman 5.000 bibit mangrove di Tanjung C’Beery, Kota Jayapura, Papua.

Penanaman ribuan bibit mangrove yang juga dilaksanakan secara serentak di 12 Provinsi di Indonesia ini, dipimpin oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah Papua, Widiasih Sembiring dan melibatkan sedikitnya 759 peserta dari unsur Pemerintah Papua dan Kota Jayapura, Organisasi Dharma Wanita ASN dan lainnya.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., pada kesempatan itu mengatakan, gerakan ini merupakan upaya pelestarian kawasan mangrove yang menjadi salah satu subjek utama bagi pengembangan lingkungan di Indonesia. Sebab kawasan mangrove dapat menstabilkan kondisi lingkungan dan menyelamatkan semua habitat di kawasan itu.

Ditambahkan, Hutan mangrove ini juga dapat membantu masyarakat setempat di bidang ekonomi dengan adanya agro wisata.

“Kami berharap, masyarakat turut menjaga hutan mangrove kedepannya karena ini adalah tanggungjawab kita bersama,” pintanya, Rabu, (7/8/2019)

Ia pun menegaskan pihaknya akan terus melakukan rehabilitasi kawasan mangrove di kawasan lainnya yang terdampak pembangunan. Disamping itu, pihaknya juga akan mengembangkan kawasan mangrove di wilayah tanjung C’beri menjadi lokasi wisata.

Penanaman ribuan bibit mangrove yang juga dilaksanakan secara serentak di 12 Provinsi di Indonesia ini, dipimpin oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah Papua, Widiasih Sembiring dan melibatkan sedikitnya 759 peserta dari unsur Pemerintah Papua dan Kota Jayapura, Organisasi Dharma Wanita ASN dan lainnya. (Humas Polda Papua)

“Tempat ini akan kami jadikan wisata mangrove. Saat ini kami sedang menata tanjung C’beri yang dikelola masyarakat adat setempat. Dengan demikian diharapkan kawasan ini akan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan tersebut dihadiri Ketua Darma Pertiwi, Ketua Bhayangkari daerah Papua yang diwakili oleh Ny. Juay Mulyadi Kaharni, Dirjen kementrian lingkungan hidup RI, Forkopimda Provinsi Papua, Walikota Jayapura, beserta masyarakat Kampung Enggros Tobati. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here