JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Kepala Kelurahan Gurabesi, Richard J. Nahumury mengatakan, bahwa  bantuan langsung masyarakat yang diberikan bisa dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Hal itu disampaikan langsung pada saat Penyerahan Bantuan Langsung Masyarakat DP2K T.A 2019 dan Prospek T.A 2018 Kelurahan Gurabesi.

Kepala Kelurahan Gurabesi Richard J. Nahumury mengatakan, bantuan langsung masyarakat yang diberikan bisa dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. (MG)

“Bantuan ini diperuntukan untuk bidang kelembagaan, pemberdayaan ekonomi, insfrastruktur, kebersihan dan keamanan di lingkungan,” ujar Lurah Gurabesi Richard Nahumury kepada wartawan usia penyerahan bantuan Selasa, (06/08/2019).

Bantuan tersebut juga kata dia dari sumberdana APBN dana kelurahan tahun 2019, Prospek dan juga DP2K. Total yang kita bantu hari ini itu ada 165 orang, kelembagaan ada 21 kelompok, ada bidang keagamaan itu juga kita bantu, yang belum dan masih diproses itu bantuan kepada Lanjut Usia (Lansia) dalam waktu dekat juga kita akan serahkan termasuk dengan meja jualan, mega phone, batik, untuk RT/RW.

“Diharapkan dengan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Membantu memperbaiki infrastruktur lingkungan seperti jalan dan drainase di lingkungan RT/RW,” terangnya.

Untuk total dana tahap ini kami bantu semua dari tiga sumber itu Rp. 636. 424. 500,- (enam ratus tiga puluh enam juta, empat ratus dua puluh ribu, lima ratus rupiah)

Dijelaskanya sementara ada yang dalam proses yaitu dalam waktu dekat akan kita bantu. Ditanya seleksi penerimaan bantuan sendiri ia menerangkan disini juga kami ada bantu anak sekolah SD,SMP dan SMA kami menyurat kepala sekolahnya untuk meminta data yang tidak mampu dan bepestasi sehingga mereka kirim.

“Untuk anak sekolah itu perangkat sekolah, pakaian seragam sekolah lengkap topi, dasi dan lain sebagainya,” terangnya.

Kelurahan Gurabesi sendiri ada 39 RT 9 RW total 48 Rukun Tetangga dan Rukun Warga. Semua dapat bantuan yang akan kita berikan RT/RW juga dapat Toa untuk himbau ke masyarakat tentant program-program pemerintah, kemanan dan ketertiban lingkungan.

“Jadi tahun ini semua kita bantu Warles untuk kelembagaan, ada meja jualan, batuk RT/RW untuk menunjang kegiatan RT/RW di lingkungan,” ungkapnya.

Dirinya berpesan agar penerima bantuan supaya bantuan yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga meningkatkan perekonomian keluarga mereka, menjaga dan berkelanjutan.

“Yang sudah dapat tidak kita berikan kita bantu mereka yang belum dengan harapan yang tadi nya dia berjualan cuma satu atau dua jenis barang. Kedepan dia bisa berjualan dengan lebih lagi bermacam-macam barang dan bisa bantu peningkatan ekonomi dalam keluarga,” imbuhnya.

Richard juga menerangkan untuk bantuan yang diserahkan ini tahap pertama untuk APBN sedangkan Prospek , DP2K kita bantu sekarang karena petunjuk teknisnya (juknis) nya Prospek kan tahun 201u dilaksanakan di 2019. Sedangkan DP2K sama APBN ditahun berjalan 2019. APBN baru 51 persen yang kita sekarang gabung dengan DP2K sehingga yang belum mendapatkan bantuan kita akan serahkan dalam waktu dekat lagi. (GM)