Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan PT. Aruna Jaya Nuswantara melaksanakan Implementasi Nelayan Go Online di Gedung Yasokabi Kabupaten Biak Numfor, Rabu (31/01/2019). (Viona)

BIAK (LINTAS PAPUA) – Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan PT. Aruna Jaya Nuswantara melaksanakan Implementasi Nelayan Go Online di Gedung Yasokabi Kabupaten Biak Numfor, Rabu (31/01/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut  Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Harun Saman , Sekretaris Ditjen Aptika Kemkominfo, Sadjan, Kasubdit Pengembangan ekonomi Digital Pertanian dan Perikanan Kemkominfo Wijayanto, Kementerian Kelautan dan Perikanan Sri Suryo Sukoraharjo, dan Ayu Asriani.

Sosialisasi Nelayan Online. (Viona)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi permasalahan perikanan melalui pemanfaatan aplikasi digital berupa aplikasi marketplace (Aruna) dan aplikasi informasi dasar (SYSNELY) ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Kominfo, Sadjan.

Dalam sambutannya, Sadjan menyampaikan bahwa memasuki era digitalisasi, pemanfaatan teknologi dapat membantu nelayan dalam meningkatkan produktivitas, contohnya berupa peningkatan hasil tangkapan.

Kabupaten Biak Numfor memiliki dua pulau besar, yaitu Pulau Biak dan Pulau Numfor serta sekitar 42 pulau-pulau kecil dengan mayoritas penduduknya terdiri dari nelayan perikanan tangkap. Beberapa nelayan di kabupaten Biak masih mengeluhkan masalah akses pasar dikarenakan kurangnya tempat penampungan dan peralatan pendukungnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor Harun Saman mengatakan, Implementasi Nelayan Go Online merupakan sinergitas antara Kementrian KKP dan Kominfo untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Selain itu juga untuk melaksakan program Presiden terkait Nawacita yakni membangun dari daerah pinggiran yang telah dilakukan dibeberapa daerah terutama di daerah terluar termasuk Kabupaten Biak Numfor.

“Ini tujuannya untuk masyarakat di era digital ini nelayan harus juga sudah memiliki perangkat untuk bisa mengakses informasi terkait pasar dan fishing ground.” Ujar Harun

Aplikasi Nelayan Pintar “Nelpin” gunanya untuk masyarakat cepat mendapatkan informasi tentang harga ikan, informasi daerah penangkapan, gelombang perairan, arah angin, jenis ikan, cuaca perairan, perkiraan BBM dan banyak fitur lainnya.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 150 orang nelayan tangkap dan penyuluh perikanan di Kabupaten Biak ini merupakan inisiasi awal untuk mengembangkan miniplant Aruna dengan target komoditas berupa Tuna, Rajungan, dan Kepiting Bakau Hitam. Harapan kedepannya, dengan hadirnya Aruna, hasil jual tangkapan nelayan meningkat sehingga kesejahteraan nelayan di kabupaten Biak menjadi semakin baik. (Vio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here