PON 2020 Merupakan Harga Diri Orang Papua

0
254
Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Alex Kapisa ST. yang baru saja di lantik oleh Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe S.IP, MH.,  di Gedung Negara Rabu, (31/07/2019). (GM)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Alex Kapisa ST. yang baru saja di lantik oleh Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe S.IP, MH.,  di Gedung Negara Rabu, (31/07/2019).

Alex Kapisa usai dilantik, mengatakan dirinya siap mengembankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada dirinya.

“Saya berpikir khusus dalam pelaksanaan PON di Papua ini merupakan harga diri bagi kita orang papua. Jadi apa yang tadi Bapak Gubernur sudah sampaikan dalam amanat beliau sudah cukup jelas bahwa sanya harus ada langkah-langkah koordinasi yang segera saya lakukan,” ujar Alex Kapisa kepada wartawan Rabu, (31/07/2019).

Dirinya mengaku yang terutama yang akan dilakukan oleh dirinya adalah langkah-langkah komunikasi dengan berbagai pihak dan stakholder terlebih kepada Pemerintah Pusat.

“Dalam konteks untuk suksesnya penyelenggaraan PON ke XX Tahun 2020 di Papua dan ini merupakan iven besar kita iven Nasional dan harga diri serta jati diri orang Papua sehingga langkah komunikasi, koordinasi dan kerja sama itu harus segera saya lakukan,” bilangnya.

Dirinya mengaku kalau tidak salah waktu kita tinggal 447 hari untuk pelaksanaan PON jadi memang harus segera kita bekerja. Dan tadi yang saya tangkap adalah dua hal penting yang disampaikan oleh Pak Gubernur segera lakukan pertama komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan kedua adalah segera percepat aspek payung hukum dari sesi Intruksi Presiden (Inpres).

“Papua tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada sebuah payung hukum dan yang kita tahu bahwa tahun 2017 itu sudah ada Inpres 10 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan PON dan Peparnas. Oleh Bapak Gubernur meminta secara khusus juga untuk adanya Inpres percepatan. Karena setelah kami evaluasi memang terbitnya Inpres 17 ini langkah-langkah percepatannya itu dalam tingkat teknis masih kurang,” terangnya.

Lanjutanya sehingga hasil dari Road Show PON pada bulan Oktober 2018 lalu ke berbagai Kementerian itu diputuskan harus adanya pembentuk Inpres baru untuk percepatan. “Ini mungkin tugas utama saya sebagai pelaksana tugas,” katanya.

Disinggun terkait dengan pelaksanaan POPNAS yang tinggal beberapa bulan lagi kedepan Alex Kapisa mengatakan, tentu ini lebih kepada aspek manajemen bagaimana utama dalam penyelenggaraan POPNAS atau PON ini adalah waktu sehingga disini membutuhkan manajemen yang baik yang utama itu adalah POPNAS atau PON ini adalah iven kita semua tentu kita tidak bisa berjalan sendiri.

Artinya Disorda dan saya tidak bisa berjalan sendiri kita membutuhkan semua stakholder terkait, semua lapisan masyarakat dan semua komponen di mulai dari secara internal sampai semua Birokrasi.

“Jadi ini kita harus bergandengan tangan. Kalau kita berbicara musuh utama waktu ini kita harus bergandengan tangan semua. Jadi bagaimana sekarang ruang komunikasi dan Koordinasi ini yang kita lakukan untuk mengkonsolidasikan semua langkah-langkah persiapan baik POPNAS maupun PON,” tutupnya. (GM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here