Dinas Pertanian Papua  Fokus Siapkan Pangan di Tujuh Klaster PON XX 2020

0
355

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Untuk Mensukseskan Pekan Olaraga Nasional (PON) ke XX Tahun 2020 di Tanah Papua, maka diharapkan seluruh komponen, baik pemerintah, Adat, Agama dan semua yang mendiami  Tanah Papua, untuk ikut berperan, bertanggungjawab, mendukung penuh sehingga pelaksanaan PON di Papua dapat berlansung dengan aman lancar dan sukses.

Terkait itu salah satu tugas besar Dinas Pertanian Tanaman pangan dan Holtikultura Provinsi Papua dalam rangka mensukseskan PON XX  di Tanah Papua adalah menyiapkan pangan sebanyak-banyaknya di tujuh Klaster yang telah ditentukan.

 

Berikut Petikan Wawancara Khusus  dengan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura  Provinsi Papua, Ir. Semuel Siriwa. Kamis (25/7/2019) 2019

Dinas Pertanian terus bekerja menyiapkan pangan untuk menunjang kebutuhan masyarakat di Tanah Papua. “jadi ada PON atau Tidak adapun, kami Dinas Pertanian tetap bekerja untuk menyediakan Pangan Sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Papua.

Nah terkait dengan Ivent PON ke XX  Tahun 2020, Dinas Pertanian menyiapkan pangan di 7 Klaster yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kota Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Timika, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Jayawijaya. Masing-masing klaster ini dibagi sehingga ada yang menyiapkan sayur-sayuran, cabe, papaya, pisang, keladi, bête serta padi dll. “kita juga tidak batasi sehingga satu daerah bisa menyiapkan pagan sebanyak-banyaknya,” terang kadis.

Dejelaskan Dinas Pertanian dengan adanya dukungan dari Program APBN tahun 2019, maka pengembangannya pada Sayur-sayuran, Cabe dan Pisang, padi, itu yang sementara dilakukan, dan diharapkan di tahun 2020 ada peninggakat anggaran agar pengembangannya lebih luas lagi. Sementara untuk pembiayaan dari dana APBD mendukung pelaksanaan PON XX, sama saja yaitu pengembangan sayur-sayuran, dan buah-buahan kemudian ada sedikit komoditas pangan lokal seperi Bete dan keladi. “angkanya memang kecil-kecil karena, anggarannya khusus di kami tanaman pangan dan Holti terbatas pada komoditi-komoditas ini saja pada 7 klaster tadi” paparnya.

Pihaknya juga sedang upayakan untuk menyiapkan lahan-lahan petani yang dikembangkan tersentra di wilayah-wilayah khusus, sehingga bisa memproduksi hasil yang baik.

“kita upayakan juga ada komoditas-komoditas tertentu kalau bisa jangan  dari luar, contoh kita di Papua inikan punya beras dari Merauke. Inikan tinggal kita kembangkan,”harapnya.

PON  20 tanggal 10 bulan 10 tahun 2020, direncanakan  23 ribu orang akan hadir dalam ivent besar tersebut. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, tetap siap dan tetap bekerja walaupun masih pada skla-skla kecil.

”kami uda jalan, masalah sosialisasi kami suda lakukan, dengan membuat baligo, spanduk dan baju-baju PON khusus TPHK, jadi masalah PON sekali lagi bukan saja tugas dan tanggungjawab pemerintah, tetapi ini menjadi tugas kita semua, termasuk Wartawan dalam rangka memberikan informasi-informasi artinya bahwa, wartwan juga ikut dalam peran bagaimana mensosialisasikan pelaksanaan PON bahkan juga mensukseskan. Baik itu di media cetak elektronik dan media-media Online.”paparnya. (mozes baab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here