SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Ketua KNPI Kabupaten Jayapura, Frangklyn Wahey, S.Sos., yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Periode 2009-2014 menegaskan bahwa KNPI bukanlah organisasi yang dibentuk di pinggir jalan.

“Jadi, organisasi KNPI bukanlah organisasi yang dibentuk di pinggir jalan. Sehingga siapapun bisa mengaku menduduki jabatan ketua KNPI,” tegas Frangklyn Wahey, Senin (22/07/2019) ketika ditanya soal polemik yang selama ini terjadi di tubuh DPD KNPI Kabupaten Jayapura terkait dualisme kepemimpinan atau kepengurusan KNPI Kabupaten Jayapura.

Ia menjelaskan, ada prosedur untuk menentukan siapa yang menjadi ketua KNPI, karena KNPI ini bukan organisasi yang dibentuk di pinggir jalan. Sehingga siapapun bisa mengaku sebagai ketua.

“Sebenarnya KNPI itu tidak ada masalah, kita manusia itu yang bikin masalah sendri. Kalau KNPI inikan tadi sudah saya sampaikan dari awal inikan organisasi nasional dan berbicara punya dasar-dasar sendiri. KNPI ini punya ‘kitab suci’ sendiri. Jadi, tidak bisa bicara sembarang dan mengaku-mengaku ketua dan saya pikir permasalahan ini kita manusia sendiri yang bikin,” katanya.

Polemik yang terjadi di DPD KNPI Kabupaten Jayapura, ungkap Frangklyn, ini disebabkan oleh beberapa hal. Seperti sentimen politik dan masalah keluaraga antara dirinya dengan oknum petinggi daerah di Bumi Khenambay Umbay.

“Hal ini yang dibawa ke organisasi, sehingga memecahbelahkan pemuda. Padahal ini masalahnya, hanya masalah pribadi. Tapi, dibawa sampai ke tingkat pemuda,” ungkapnya.

Sebab itu, dimasa jabatannya sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura yang tinggal beberapa hari lagi ini, ia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Jayapura dapat mendukung siapapun yang terpilih untuk menggantikannya nanti.

“Ko punya masalah di darat jangan bawa ke laut, ko punya masalah di danau jangan juga bawa ke darat. Jadi, jangan hanya karena kita punya masalah pribadi, bikin semua pemuda Indonesia yang ada di Kabupaten Jayapura menjadi korban dengan terpecahnya organisasi KNPI,” harapnya.

Dia optimis bahwa siapapun yang terpilih menjadi Ketua KNPI Kabupaten Jayapura nantinya akan baik.

“Karena saya tahu bahwa hari ini polemik yang terjadi ini karena saya masih menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura. Saya pikir seluruh pemuda tahu hari ini polemik yang terjadi karena masalah itu. Walaupun orang-orangnya ada bung Izak Randy Hikoyabi kemudian Tedd Suebu. Saya pikir itu bukan pikiran dan kemauan mereka. Tapi, ada yang memboncengi dan mendorong mereka untuk menghadapi saya, karena yang bersangkutan tidak bisa menghadapi saya. Sehingga suruh orang lain untuk menghadapi saya,” tutur Frangklyn.

Bagi dirinya, itu adalah hal yang biasa “Karena saya sudah belajar barang itu, saya S2 (Strata Dua) ilmu Politik. Saya orang politik, jadi saya paham dengan apa yang sedang dimainkan. Tapi saya harap, siapapun yang terpilih menjadi ketua KNPI maka pemerintah wajib mendukungnya,” tukas Frangklyn Wahey. (Irf)