SENTANI (LINTAS PAPUA) – PT Angkasa Pura I akan mengambil alih pengelolaan Bandara Sentani.

Kepala Bandara (Kabandara) Sentani, Antonius Widyo Praptono mengatakan, pengalihan pengelolaan bandara tersebut saat ini tinggal menunggu penandatanganan perjanjian kerjasama.

Pengelolaan bandara itu tentunya dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama yang dalam waktu dekat ini akan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama.

“Jadi, pengalihan pengelolaan bandara tersebut akan dilakukan secepatnya, tinggal menunggu penandatangan kesepakatan kerjasama. Penandatanganan perjanjian kerjasama itu akan dilakukan kedua belah pihak, yakni Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang akan diwakili oleh Dirjen Perhubungan Udara dan PT. Angkasapura I,” ungkap Kepala Bandara Sentani, Antonius Widyo Praptono kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Lebih lanjut Kabandara Antonius menjelaskan, walaupun pengelolaan Bandara Sentani diambil alih, namun karyawan secara keseluruhan tidak diberhentikan Tetapi, sebaliknya akan di pekerjakan kembali oleh PT. Angkasapura I. Baik sebagai karyawan kontrak maupun karyawan outsourcing.

Sedangkan, para Aparat Sipil Negara (ASN) akan diberikan pilihan untuk memilik bekerja di bandara mana. Bisa di Bandara Wamena, Bandara Merauke, Bandara Sorong atau bandara mana saja sesuai dengan pilihan dari para ASN.

Kendati ada pengalihan pengelolaan, lanjut Kabandara Antonius, tetapi model pelayanan publik dan lain sebagainya di kawasan Bandara Sentani tetap berlangsung seperti biasa.

Diharapkan, dengan hadirnya PT.Angkasapura I di Bandara Sentani mampu memberikan pelayanan yang tebaik bagi di dunia penerbangan di Papua. Terutama penerbangan bagi sejumlah kabupaten di Papua.

Disinggung mengenai kapan waktu tepat PT. Angkasapura I masuk mengelola Bandara Sentani, dirinya menyatakan belum dapat memastikan, tergantung kapan penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan antara Dirjen Perhubugan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan PT. Angkasapura I. (Irf)