JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Atlet Futsal PON Papua hari ini, Kamis (18/7) telah bertolak ke Padang, Sumatra Barat, dengan membawah 18 pemain untuk melakoni tournament Rafhely Specs Cup yang akan berlangsung pada 20-28 Juli 2019.

Pelatih kepala Tim Futsal PON Papua, Daud Henry Arim mengatakan, bahwa Rafhely Specs ini merupakan try out timnya setelah melakoni TC berjalan selama kurang lebih 11 bulan. Sehingga turnament ini sangat penting bagi timnya untuk mengukur hasil latihan yang mereka lakukan selama ini.

“Kita bawah 18 pemain, 2 pelatih dan 1 orang official. Ini merupakan try out kami yang pertama karena sudah cukup lama yakni 11 bulan kami pemusatan latihan berjalan. Ini merupakan try out sebagai ajang untuk pemain bisa menambah kepercayan diri dan mental bertanding,” ungkap Daud kepada media ini, di Kantor KONI Papua Rabu siang, (17/07/2019).

Menurut Daud Arim yang juga adalah mantan pemain Persipura Jayapura itu, bahwa turnament ini juga sebagai ajang evaluasi pemain jelang TC terpusat.

“Kita akan seleksi 20 pemain kita saat ini untuk kita kurangi sehingga tinggal 16 sampai, karena yang masuk TC terpusat nanti hanya 14 pemain, sehingga kita akan lihat mana yang siap,” ujarnya.

Dalam turnament ini, Futsal PON Papua belum bisa menurunkan dua pemain andalannya, Ardiansyah Runtuboy dan Holy Paul Soumilena yang masih digembleng oleh Timnas.

“Dalam turnamen ini kami akan bertandingan dengan baik, bagaimana akan melihat penampilan pemain untuk memaksimalkan taktik dan strategi yang sudah latihan selama ini saat TC berjalan. Kami juga akan target juara,” jelasnya.

Dijelaskan Daud, jika turnament ini juga sebagai ajang sosialisasi PON XX tahun 2020 mendatang.
“Semoga Tuhan memberi yang terbaik buat kami, turnamen ini juga sebagai ajang bagaimana memberi informasi bagi tim-tim futsal provinsi yang lain bahwa Papua siap untuk melaksanakan PON 2020,” tandasnya. (GM)