Hanna Salomina Hikoyabi, selaKU Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura. (lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Sekda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna Hikoyabi, S.Pd., M.KP., meminta kepada pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang tidak mampu mengelola dan juga menciptakan inovasi-inovasi baru hendaknya mundur dari jabatannya. Sebab, komitmen yang telah disepakati bersama belum bisa memenuhi target pendapatan.

Akibat masih adanya sejumlah catatan yang perlu diperbaiki dan menjadi perhatian oleh setiap pimpinan OPD yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Jayapura. Karena belum mampu memenuhi target pendapatan sesuai kesepakatan bersama pada RPJMD 2017-2022.

Demikian penegasan yang disampaikan oleh Sekda Hanna saat memberikan arahan dihadapan Pimpinan OPD pada kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura tahun 2019, yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Rabu (10/7/2019) kemarin.

“Hampir kita punya komitmen lari, bahkan belum mencapai apa yang merupakan target yang sudah kita sepakati di dalam RPJMD 2017-2022. Bahkan ada perangkat daerah yang menyurat untuk minta diturunkan, dan yang minta diturunkan lebih baik dikasih catatan,” ungkapnya.

Sekda Hanna menambahkan, permintaan untuk menurunkan target pendapatan sangat disayangkan oleh dirinya, karena menunjukkan rasa ketidak mampuan untuk berkompetisi padahal kabupaten jayapura memiliki sejumlah potensi besar yang bisa dikelola untuk menambah pendapatan daerah.

“Kalaupun ada kelemahan, kelemahan itu harus di gali dijawab dan bikin strategi , kalau kita tidak bisa gali potensi kita ada cara lain, dengan memanggil atau mengundang ahli-ahli dari luar untuk bisa membantu. Itu tandanya ada usaha ke arah kemajuan, itu kalau yang belum penuhi target,” ungkap Hanna dengan nada tegas.

Lanjutnya, adanya permintaan penurunan target pendapatan hendaknya dibicarakan dan dituntaskan pada rapat koordinasi kali ini , dan menjadi perhatian kepada Bapenda untuk dapat melihat dan mempertimbangkan kembali apakah target yang dibebankan terlampau besar sehingga ada sejumlah OPD merasa keberatan.

“Saya harap di rapat ini harus dituntaskan  dibicarakan dengan baik saling bekerjasama untuk bikin strategi yang tepat sehingga kita semua bisa hilangkan rasa tidak nyaman dalam bekerja , jangan kita hanya bicara ulang-ulang diatas kertas tapi implementasinya masih nol tidak berjalan sama sekali,” papar Hanna.

Hanna mengungkapkan, hendaknya OPD bisa terpacu untuk selalu berupaya dan berusaha memenuhi target pendapatan jangan kalah dengan daerah lain yang mampu mengelola potensi daerahnya dengan baik. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here