Pemain Persipura Tak Perlu Disalahkan, Mantan Pemain Persipura Usulkan Kembalikan Jersey Merah Hitam

0
321
Boaz Solossa saat mencoba melewati pemain Semen Padang. (MG)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Daniel Mauri salah satu legenda hidup Persipura mengatakan,  pemain senior maupun pemain muda di Persipura tak perlu disalahkan dengan berbagai hasil pertandingan saat ini, karena inilah perjuangan mereka yang telah dilakukan.

“Pertama jangan salahkan pemain,  Pemain itu sudah berjuang di lapangan. Ini seakan-akan mencari kesalahan pemain dan hanya salahkan satu orang saja. Kedua harus segera kembalikan jersey merah hitam kebanggaan seluruh masyarakat Papua,” kata Daniel Mauri, Kamis, (11/07/2019).

Menurutnya, manajemen harus membangkitkan semangat pemain, tanpa mempersalahkan pemain. Ini yang harus di pikirkan secara bersama.

Dari sisi yang berbeda mantan defender Persipura Kamasan Jack Komboy melalui akun Facebooknya memberikan dukungan penuh kepada Boaz Solossa dan rekan-rekannya untuk bangkit kembali.

“Boo ade-ade Persipura ku angkat muka, Se’olah pertandingan hari ini langsung Persipura degradasi. Perjalanan masih panjang. Boaz, Ricardo, Ian, Manu dan Yustinus Pae (Tipa). Kaka ingatkan buat kalian berlima dulu kami senior kalian Junior dan kita pernah mengalami masa-masa sulit, bahkan lebih sulit dari hari ini tetapi kami mampu melewati itu dan keluar sebagai pemenang,” tulis mantan Defender Persipura Kamasan Jack Komboy di akun Facebook resminya, Rabu, (10/07/2019).

Lanjut Jack Ayo mari angkat muka dan menatap pertandingan berikutnya. “Yesus memberkati kalian selalu. Tetap semangat, Stop saling menyalahkan Bravo Persipura” tutur Jack Komboy yang sekarang menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR Papua yang membidangi masalah, Pendidikan, Kesehatan dan Olahraga.

Mantap Kapten Tim Persipura Fernando Fairyo pun angkat bicara, dirinya mengatakan jangan saling menyalahkan karena manajemen melakukan perekrutan pemain dari awal tanpa mendengar saran dan masukan dari tua-tua Persipura.

“Jadi sudah berjalan saat ini maksimalkan performa naikan perangsang pemain dengan bonus besar tiap kemenangan yang diraih. Niscaya pemain kembali akan bergairah,” bebernya.

Menrut Nado sapaan akrabnya mantan Ketua Umum sebelumnya Bapa Menase Roberth Kambu sudah tunjukan contoh hadapi Arema di kandang. “Jika menang 150 juta. Dan setelah meraih kemenangan maka semua pemain akan bagi rata bonus tersebut,” tutupnya. (GM)