Suasana pembukaan kegiatan ‘sosialisasi penanganan radikalisme dan terorisme kabupaten Keerom’ di Kesbangpol Keerom, belum lama ini. (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS  PAPUA)  – Badan Kesbangpol Keerom menggelar ‘sosialisasi penanganan radikalisme dan terorisme kabupaten Keerom.’ Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kesbangpol Keerom ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada pihak terkait untuk melakukan penanganan atau upaya-upaya untuk mencegah dan mendeteksi radikalisme dan terorisme di Keerom.

Sekda Keerom, Drs. Blasius Waluyo Sejati MM, dalam sambutan di kegiatan tersebut mengemukakan bahwa penanganan terhadap radikalisme dan terorisme merupakan tanggung jawab bersama semua pihak terkait termasuk masyarakat.

‘’Berbicara tentang radikalisme adalah kelompok yang mengarah ke terorisme yang memiliki kecenderungan untuk melakukan kekerasan dan kejahatan, ini adalah musuh bersama dan kita harus hadapi ini dengan serius,’’ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penanganan kedua masalah ini bukan hanya tangguyngjawab aparat penegak hokum semata. ‘’Tangani masalah ini bukan hanya tanggungjawab aparat penegak hukum semata namuan semua pihak seharusnya ikut bertanggungjawab untuk mengawasi termasuk diantaranya masyarakat, ormas LSM dan lainnnya. Fungsinya adalah untuk bagaimana melakukan deteksi dini dan mencegah dini secara bersama-sama seluruh stoke holder di kab Keerom,’’lanjutnya.

Ia menyebut bahwa dengan terbitnya Permendagri no 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini, maka di Keerom telah dibentuk forum kewaspadaan dini sesuai dengan keputusan bupati Keerom yaitu, SK tahun107 tahun 2018.

‘’Dengan itu maka dibentuk forum kewaspadaan dini yang fungsinya adalah bersama-sama Kesbangpol dan unsur intelegen negeri untuk bersinergi cegah dini dan deteksi dini tentang ATHG yang kemungkinan dapat terjadi di Keerom,’’pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan yang juga Kabid seni, budaya, politik dan social kemasyarakatan Kesbangpol Keerom, Ny. Misnati P, mengemukakan kegiatan yang dilakukan tersebut diikuti unsur-unsur terkait dintaranya Kesbangpol Keerom, Polres Keerom, unsur intelejen, unsur tokoh agama baik dari GKI, Dekenat, MUI, PHDI dan lainnya. Tak ketinggalan dari unsur pemuda dan perempuan.

Adapun selaku narasumber kegiatan diantaranya Kesbangpol Keerom, Reskrim Polres Keerom, MUI Keerom dan lainnya.(rif)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here