JAKARTA (LINTAS PAPUA)  –  Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Eko Sulistyo mengatakan langkah Jokowi mulai bertemu partai politik pendukungnya setelah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum sebagai pemenang Pilpres 2019 merupakan hal wajar.

Menurut Eko, Jokowi ingin menyerap aspirasi dari partai pengusungnya dalam membentuk pemerintahan periode kedua.

“Ini kan sebuah medium untuk kemudian menyerap aspirasi yang terkait dengan proses politik ke depan, terutama pembentukan pemerintahan jilid dua ini bersama Pak Ma’ruf Amin,” kata Eko Sulistyo.

Sejauh ini baru Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah bertemu dengan Jokowi.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengajak ketua DPD Golkar se-Indonesia bertemu pada Senin , 1 Juli, sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar membawa ketua DPW PKB se-Indonesia pada Selasa, 2 Juli.

“Mungkin akan diikuti yang lainnya terutama partai pengusung,” tuturnya.

Dalam membentuk pemerintahan jilid II ini, kata Eko, Jokowi ingin memiliki menteri yang bisa mengeksekusi setiap program kerja yang direncanakan. Keinginan ini juga telah disampaikan langsung oleh mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi adalah cerminan dari gaya kepemimpinan dirinya selama ini, yakni berorientasi pada aksi.

“Jadi intinya adalah bahwa kriteria yang disampaikan presiden itu menteri ini jangan pandai merencanakan, tapi juga mengeksekusi pekerjaan itu,” ujarnya.

Eko mengatakan tak menutup kemungkinan Jokowi akan mempertahankan sejumlah menteri yang dinilai berhasil selama lima tahun belakangan.

Eko melanjutkan dalam lima tahun ke depan, Jokowi akan memfokuskan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Selain itu, kata Eko, pembangunan infrastruktur masih tetap digenjot pada periode kedua, meski porsinya dikurangi.

“Selain fokus SDM, pembangunan infrastruktur tetap dijalankan, reformasi birokrasi juga masih menjadi fokus utama, kemudian kemaritiman juga masih menjadi fokus pemerintahan,” jelasnya.  (JJO) ( https://jokowidodo.app/post/detail/istana-tegaskan-jokowi-tak-mau-menteri-yang-cuma-pandai-berencana )